Berita

Marthen Luther Dira Tome/net

Hukum

Resmi, Bupati Sabu Raijua Jadi Tersangka KPK

SENIN, 17 NOVEMBER 2014 | 20:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Satu lagi kepala daerah yang jadi tersangka korupsi. Kali ini, Bupati Sabu Raijua Nusa Tenggara Timur (NTT), Marthen Luther Dira Tome, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana pendidikan luar biasa (PLS) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT.

Marthen terseret kasus itu saat masih menjadi Kepala Subdinas PLS di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT.

"MDT ini pejabat pembuat komitmen. Dia juga mantan Kepala Subdinas PLS Provinsi NTT," kata Jurubicara KPK Johan Budi SP di KPK, Jakarta, Senin (17/11).


Johan menjelaskan, Marthen disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Menurut Johan, sebenarnya ada dua orang yang bisa dimintai pertanggungjawaban dalam kasus itu. Selain Marthen, satu orang lainnya adalah mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, John Manulangga. Namun, kata Johan menambahkan, John sudah meninggal dunia.

"Jadi tersangkanya hanya satu saja," ujarnya.

Johan menjelaskan dugaan korupsi dana PLS merupakan hasil koordinasi supervisi yang dilakukan oleh KPK dengan Kejaksaan Tinggi NTT. Namun, perkara itu kemudian diserahkan ke KPK.

PLS yang menjadi permasalahan dalam kasus itu merupakan dana dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT tahun anggaran 2007. Sedangkan dananya berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"Tahun 2007 ada dana disebut dengan dekonsentrasi APBN sebesar Rp 77,6 miliar. Di mana itu terdiri dari program non formal dan informal, juga program PAUD (pendidikan anak usaha dini), program pengembangan budaya baca, dan program manajemen pelayanan pendidikan," tutur Johan seperti dilansir kantor berita JPNN.

Johan mengatakan kerugian negara dalam kasus itu masih dalam perhitungan. Sehingga, saat ini baru diketahui besaran anggaran dana PLS. Terkait kasus itu, Johan mengungkapkan penyidik KPK hari ini juga melakukan penggeledahan di Dinas Pendidikan NTT. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya