Berita

hatta rajasa/net

Politik

Pakai Gedung DPR Untuk Islah KMP dan KIH, Inilah Jawaban Hatta Rajasa

SENIN, 17 NOVEMBER 2014 | 15:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kapasitas Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa dan Sekjen Golkar Idrus Marham dalam penandatanganan kesepakatan damai di DPR dipertanyakan. Termasuk, keberadaan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP) yang meneken kesepakatan di gedung DPR, Senayan, Senin (17/11).

Pertanyaan yang sempat berkembang di kalangan pewarta itu dijawab langsung oleh Hatta.

HR, begitu ia disapa tidak menampik bahwa KMP dan KIH bukan institusi negara atau bagian DPR, sehingga tidak diperkenankan melakukan kesepakatan di DPR.


"Pertama kapasitas saya, Idrus Marham, Olly, dan Pramono sebagai pemilik mandat yang mewakili pimpinan parpol yang tergabung di KIH dan KMP. Kenapa disini? Sebenarnya di mana saja bisa. Tapi sebaiknya di rumah rakyat," ujarnya saat penandatanganan kesepakatan di gedung DPR, Senayan, Jakarta (17/11).

HR menjelaskan, penandatanganan dilakukan dua kali. Pertama, antara perwakilan KIH dan KMP. Kedua, diteruskan dengan penandatanganan antara pimpinan DPR dan semua ketua fraksi di DPR. Dengan demikian, tak ada yang melanggar hukum. Sebab, kesepakatan yang diteken bukan antara kubu koalisi dengan DPR.

"Sama sekali tidak ada hal-hal yang kita langgar terhadap proses apapun yang terjadi hari ini," terang mantan Menko Perekonomian itu.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya