Berita

jokowi/net

Misbakhun: Jokowi Harus Tingkatkan Kordinasi Antar Menteri

MINGGU, 16 NOVEMBER 2014 | 06:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bila pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla ingin mengakselerasi pelunasan pembayaran utang maka harus berbicara terlebih dahulu dengan DPR soal kebijakan tersebut.

Demikian disampaikan kata anggota Komisi XI dari Fraksi Partai Golkar, Muhammad Misbakhun, kepada , Sabtu malam (15/11).

Pernyataan Misbakhun ini terkait dengan perkataan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, bahwa negara akan membayar utang Rp 1.000 triliun dari penghematan yang berasal dari biaya menerima tamu dan penghematan perawatan kendaraan kepala daerah yang diperkirakan berjumlah 300 juta per hari. Lalu dikalikan dengan jumlah hari dalam setahun dan dikalikan dengan usia pemerintahan yang lima tahun.


Misbakhun mengingatkan, tidak serta merta uang negara yang ada digunakan untuk melakukan percepatan pelunasan utang. Dan sesuai amanat UU, setiap rupiah uang rakyat di APBN harus dengan persetujuan DPR.

Misbakhun juga meminta Presiden Joko Widodo meningkatkan koordinasi anggota kabinetnya dalam memberikan pernyataan di ruang publik  sehingga tidak menimbulkan kesan adanya koordinasi yang lemah antar-anggota Kabinet Kerja. Soal utang misalnya tugas Menteri Keuangan, bukan Menteri Dalam Negeri.

"Sebagai teman dan anggota DPR yang juga mitra kerja pemerintah, saya berharap koordinasi soal isu seperti itu, dan bagaimana menyampaikan ke publik, sebaiknya lebih dikoordinasikan oleh Pemerintahan Jokowi," demikian Misbakhun. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya