Berita

Aburizal Bakrie/net

Politik

Ini Sisi Baik dan Buruk Jika Ical Maju di Mukernas 2015

JUMAT, 14 NOVEMBER 2014 | 15:22 WIB | LAPORAN:

. Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Indria Samego membeberkan ada sisi positif dan negatif bila Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) mencalonkan kembali di Mukernas IX Januari 2015.

"Sisi positif ya Golkar bisa iklan gratis," kata Indria saat diskusi  'Membangun Golkar Baru dengan Pemimpin Baru' di Kawasan Cikini, Jakarta (Jumat, 14/11).

Seperti diketahui, Ical adalah pemilik Viva Group yang menaungi beberapa perusahaan media seperti TVOne, ANTV dan Vivanews.


Sementara itu, sisi negatifnya soal kinerja partai dan kepempinan Ical yang memang terbilang gagal membawa Golkar di Pemilu 2014 lalu, terutama gagal di pilpres.

Padahal selama ini, kata Indria, jaringan Golkar merupakan jaringan paling solid dengan sumber daya manusia yang tersebar dengan baik di seluruh provinsi. Ditambah lagi dari segi ekonomi Golkar merupakan partai yang puunya modal di atas rata-rata, pasalnya banyak orang yang punya utang budi dengan Golkar.

"Jadi kalau Golkar di masa lalu bisa merancang kemenangan dengan mudah. Kalau sekarang persiangan makin radikal ditambah pemilih yang berubah. Modal ekonomi dan sumber daya manusia saja tidak cukup kalau kepemimpinan tidak baik," ujar Indria.

Di era demokrasi yang alami perubahan radikal ini, menurut Indria, partai seharusnya bisa jadi agen perubahan. Agen perubahan dalam arti menjadi pemerintah dengan kemenangan pemilu.

"Ical kita tahu sudah deklarasi (pilpres) jauh-jauh hari sebelum Jokowi, tapi cari pasangan aja tidak ada yang mau. Seharusnya jadi pertanyaan, what's wrong dengan Ical?" tanya Indria.

Oleh karenanya, inovasi politik yang cerdas menjadi modal yang baik untuk melakukan perubahan di Golkar demi pertahankan keberlangsungan partai. "Ada persoalan serius di dalam Golkar kalau tidak ada perubahan," demikian Indria. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya