Berita

susi pudjiastuti/net

TARGET PNPB

Politisi PDIP Minta Menteri Susi Lebih Arif dan Bijaksana

JUMAT, 14 NOVEMBER 2014 | 15:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti telah menergetkan kenaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar 500 persen dari Rp 250 miliar menjadi Rp 1,25 Triliun pada tahun 2015. Menteri Susi pun memoratorium kapal perikanan skala besar milik asing dan eks asing sebanyak 1.200 unit.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Ono Surono, menilai cara menaikkan tarif Pungutan Pengusahaan Perikanan (PPP) dan Pungutan Hasil Perikanan (PHP) yang merupakan komponen dari PNBP merupakan cara instan dan sangat mudah. Dan yang lebih penting, kebijakan ini sangat kontradiktif dengan pernyataan Susi sendiri yang seringkali membandingkan pengelolaan sumber daya perikanan di Indonesia dengan di negara yang sudah maju.

Negara maju itu telah memproteksi nelayan seperti bebas pajak, suku bunga rendah, akses pasar, sarana-prasarana nelayan dan lain-lain.


"Pemerintah haruslah arif dan bijaksana untuk membuat kebijakan terkait penerimaan negara, di saat masih ada 8 Juta nelayan miskin dan 98,7 persen Kapal Kecil. Menaikkan tarif PPP dan PHP bukan langkah yang substansial apabila diperhadapkan tiga kepentingan negara sekaligus, yaitu menaikkan penerimaan negara, menyediakan akses pasar dan pengelolaan sumber daya kelautan di sektor perikanan tangkap yang baik dan lestari," kata Ono beberapa saat lalu (Jumat, 14/11).

Untuk itu, lanjut Ono, diperlukan sistem pengelolaan yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas produksi ikan dengan memaksimalkan Fungsi Pelabuhan Perikanan dalam distribusi atau pemasaran dan data produksi ikan sesuai dengan UU No.45/2009 tentang perubahan UU No.31/2004 tentang perikanan dan UU No.23/2014 tentang Kelautan yang mengatur Sistem Logistik Ikan Nasional. Fungsi pelabuhan tersebut dapat ditempuh dengan mengaktifkan seluruh Tempat Pelelangan Ikan (TPI)  yang pasti ada di setiap pelabuhan. Sehingga didapatkan data produksi dan nilai harga ikan untuk dijadikan dasar menghitung PNBP setiap kapal perikanan.

"TPI juga dapat memberikan akses pasar kepada nelayan untuk mendapatkan kepastian harga ikan. Dengan PNBP yang langsung dikenakan kepada nelayan, pemerintah harus menghapus pungutan retribusi lelang, sehingga tidak ada pungutan ganda kepada nelayan," demikian ono. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya