Berita

john kerry/net

Dunia

John Kerry di Amman Bicarakan Ketegangan Yerusalem

JUMAT, 14 NOVEMBER 2014 | 03:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pembicaraan antara Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, Raja Yordania Abdullah dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry berlangsung di Amman, Yordania.

Pembicaraan berlangsung untuk menemukan solusi dari ketegangan antara Israel dengan Palestina yang memuncak lagi akhir-akhir ini.

Kedatangan Benjamin Netanyahu di ibukota Yordania itu (Kamis, 13/11) terjadi hanya beberapa jam setelah Kerry bertemu dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, di kota yang sama. Pertemuan antara Abbas dan Kerry ini terjadi sehari setelah Israel menyetujui rencana pembangunan 200 rumah di pemukiman Yerusalem Timur. Kebijakan itu dikritik tajam oleh AS.


Reporter Al Jazeera dari Amman melaporkan bahwa para pemimpin membahas cara-cara untuk menciptakan ketenangan di Yerusalem. Mereka juga akan berbicara tentang kemungkinan negosiasi ulang antara Israel dan Palestina.

Peran AS dalam pembicaraan itu adalah menengahi pembicaraan, mengingat hubungan antara Yordania dan Israel telah menegang dalam beberapa bulan terakhir.

Kerusuhan di Yerusalem Timur telah meluas beberapa hari terakhir dan menimbulkan kekhawatiran akan adanya gelombang pemberontakan yang baru dari warga Palestina.

Mayoritas kerusuhan di Yerusalem dipicu oleh Israel yang meningkatkan aktivitas permukiman di sektor timur kota suci itu, dan juga akibat ketegangan bernuansa agama di Masjid Al Aqsa, situs suci bagi umat Muslim dan Yahudi.

Warga Palestina berang dengan kampanye kelompok Yahudi sayap kanan yang menuntut hak beribadah di kompleks Al Aqsa.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menuduh Israel memicu "perang agama" dengan mengizinkan jemaah Yahudi beribadah di situs suci umat Islam di kota Yerusalem yang diduduki oleh tentara Israel. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya