Berita

abu bakr al-baghdadi

Dunia

Rekaman Diduga Suara al-Baghdadi Serukan Serangan ke Arab Saudi

JUMAT, 14 NOVEMBER 2014 | 00:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kelompok militan Negara Islam atau ISIS telah merilis rekaman yang diklaim sebagai pidato pemimpin mereka, Abu Bakar al-Baghdadi, yang pekan lalu dilaporkan telah tewas dalam sebuah serangan udara Amerika Serikat di Mosul, Irak.

Dalam rekaman, yang disebarkan melalui media sosial, si pembicara mengatakan bahwa para tentara ISIS tidak akan pernah berhenti berjuang. Perjuangan mendirikan negara Islam akan terus dilakukan meskipun hanya tersisa satu pejuang ISIS yang bertahan.

Rekaman pidato yang menyebar pada Kamis (13/11) itu tidak membahas serangan udara pasukan AS di Mosul pekan lalu, tetapi tetap membicarakan beberapa perkembangan yang terjadi sejak itu.


Di antara perkembangan yang dibahas adalah keputusan Presiden AS Barack Obama untuk menambah 1.500 tentaranya ke Irak, sebuah keputusan yang diumumkan setelah serangan udara di Mosul.

BBC
melaporkan, nada pidato dalam rekaman itu bersifat menantang. Irama dan bahasa yang digunakan juga seperti yang biasa selama ini terdengar dari para pemimpin ISIS. Rekaman itu berisi seruan kepada pendukung Negara Islam untuk "meletuskan gunung api jihad" di seluruh dunia.

Pidato itu menyebut lawan-lawan ISIS sebagai "orang-orang Yahudi, Tentara Salib, murtad dan setan", juga mengatakan Amerika Serikat dan sekutunya sebagai "ketakutan, lemah dan tak berdaya".

Rekaman itu juga menyerukan serangan ke Arab Saudi dan menggambarkan pemimpin Arab sebagai "kepala ular". Selain itu mengatakan bahwa kampanye militer pimpinan AS di Suriah dan Irak telah gagal. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya