Berita

mahmoud abbas/net

Dunia

Mahmoud Abbas: Israel Memicu Perang Agama

RABU, 12 NOVEMBER 2014 | 01:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menuduh Israel memicu "perang agama" dengan mengizinkan jemaah Yahudi beribadah di situs suci umat Islam di kota Yerusalem yang diduduki oleh tentara Israel.

Abbas mengatakan itu pada acara peringatan 10 tahun kematian pemimpin Palestina Yasser Arafat, di kota Ramallah, Tepi Barat, Selasa (12/11).

Abbas mengatakan, dikutip dari Al Jazeera, kunjungan jemaah Yahudi itu provokatif dan akan memicu pembelaan atas situs-situs suci dari rakyat Palestina.


Abbas juga menegaskan, bentrokan demi bentrokan yang telah mencengkeram Yerusalem Timur selama empat bulan terakhir dan kerusuhan di Masjid Al Aqsa dikarenakan sikap kaum ultra-konservatif Yahudi.

Dalam kesempatan tersebut, Abbas juga menegaskan kembali rencananya mengajukan rancangan resolusi ke Dewan Keamanan PBB akhir bulan ini untuk diakhirinya pendudukan Israel di wilayah Palestina pada November 2016.

Pada hari yang sama, tentara Israel menembak hingga tewas seorang demonstran Palestina, Imad Jawabreh (21), dalam bentrokan di Tepi Barat selatan Hebron. Imad ditembak di bagian dada di dekat pemukiman pengungsi al-Arroub. Seorang jurubicara militer Israel di Tel Aviv mengatakan, pasukan Israel melepaskan tembakan ketika pengunjuk rasa mengarahkan serangan kepada mereka.

Pemerintah Israel sempat menutup semua akses ke Masjidil Aqsa setelah terjadi insiden penembakan atas Yehuda Glick, seorang aktivis keagamaan yang memimpin kampanye Yahudi untuk diizinkan berdoa di area Masjid suci tersebut, yang kaum Yahudi sebut sebagai Temple Mount.

Glick (48) ditembak mati saat ia meninggalkan sebuah konferensi di Yerusalem pada Rabu (29/10). Seorang warga Palestina yang diduga sebagai pelakunya pun ditembak mati oleh pasukan Israel sehari setelahnya (Kamis, 30/10).

Ketegangan di Masjid Al Aqsa terkait rencana pemerintah Israel membangun kembali apa yang mereka klaim sebagai 'Kuil Ketiga' umat Yahudi. Pembangunan kembali puing kuil suci Yahudi itu akan menggantikan posisi lokasi Masjid Al Aqsa saat ini.

"Lokasi Masjid Aqsa inilah tempat kuil itu berada," kata Menteri Perumahan dan Konstruksi Israel, Uri Ariel, suatu waktu.

Padahal, Masjid Al Aqsa adalah masjid ketiga paling suci bagi umat Islam sedunia, setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Arab Saudi. Warga Palestina menganggap rencana itu sebagai penodaan agama Islam dan upaya sistematis menghilangkan identitas Islam dari tanah Palestina. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya