Berita

foto: bbc

Dunia

Tentara dan Perempuan Israel Ditikam Sampai Tewas

SELASA, 11 NOVEMBER 2014 | 05:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dua orang Israel tewas dalam serangan pisau yang dilakukan di dua lokasi terpisah, di Tel Aviv dan Tepi Barat, Senin malam (10/11).

Diberitakan BBC, serangan pertama di Tel Aviv, menargetkan tentara Israel. Pelakunya adalah pria Palestina dari kota Nablus, Tepi Barat. Sang pelaku kini sudah ditangkap.

Terpisah, seorang wanita Israel ditikam sampai mati di dekat Alon Shvut, kawasan pemukiman Yahudi di Tepi Barat. Sebelumnya pelaku menabrakkan mobil yang dikendarainya ke penghalang beton dan kemudian keluar dari mobil untuk menyerang sekumpulan warga Yahudi di sebuah halte bus dekat pemukiman Yahudi.


Wanita berusia 26 tahun, media Israel menyebut identitasnya Dalia Lamkus, menjadi korban bersama dengan dua pria Israel. Nyawa Dalia tidak tertolong, sementara kedua orang yang terluka dibawa ke rumah sakit dan bisa diselamatkan.

Pelaku penyerangan di tepi Barat ditembak beberapa kali oleh penjaga keamanan Israel dan dibawa dari tempat kejadian dalam kondisi serius.

Serangan terakhir terjadi dekat dengan lokasi di mana tiga mahasiswa Israel diculik dan dibunuh oleh militan Palestina pada bulan Juni lalu. Tragedi itu menyebabkan balas dendam oleh ekstremis Yahudi di Yerusalem terhadap remaja Palestina.

Dua penyerangan dengan senjata tajam itu terjadi di tengah ketegangan yang meninggi antara Israel dan Palestina. Pada akhir pekan lalu, warga Arab Israel melempari polisi dengan batu setelah polisi menembak mati seorang pria muda Arab yang telah menyerang mereka dengan pisau.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, bersumpah untuk mengalahkan segala bentuk "terorisme" atas Israel. Ia mengatakan, warga yang mengancam negara Yahudi itu harus pergi dan tinggal di wilayah Palestina. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya