Berita

Dunia

KTT APEC 2014

Inilah Jabat Tangan Paling Canggung di Dunia

SELASA, 11 NOVEMBER 2014 | 02:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Mungkin inilah jabat tangan paling canggung antara dua kepala negara yang pernah terlihat oleh warga dunia.

Meski pertemuan keduanya dianggap sebagai pencair ketegangan yang dinanti-nanti, namun jabat tangan Presiden China (Republik Rakyat Tiongkok), Xi Jinping, dengan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, di Beijing (Senin, 10/11), terasa jauh dari nuansa bersahabat.

Pantaslah bila jabat tangan yang terjadi di sela pertemuan ke-22 Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) itu dijuluki sebagai "jabat tangan paling canggung di dunia".


Selama dua tahun, para pemimpin dari kedua negara telah menolak untuk bertemu satu sama lain, di tengah serangkaian perselisihan pahit terkait sejarah dan sengketa pulau Diaoyu atau Senkaku.

Dan, ketika Xi Jinping dan Shinzo Abe akhirnya bertatap muka pada hari itu, sangat kentara wajah mereka yang kaku.

Bertentangan dengan protokol, Xi Jinping sempat membuat Abe menunggu untuk bertemu dengannya. Dan ketika Abe akhirnya beringsut ke depan untuk menyapa, Xi malah diam seribu bahasa. Ia tak mengucapkan sepatah katapun dan kemudian membelokkan muka dan tubuhnya untuk berpose di depan kamera para wartawan.

Abe tampak terpukul atas sambutan dingin itu dan bisa dimaklumi kalau ia tak bisa memaksakan senyum hadir di wajahnya.

"Itu jelas sangat canggung," kata Feng Wei, seorang profesor sejarah Jepang di Fudan University Shanghai, dikutip dari The Telegraph .

"Tentu saja mereka tidak bertemu sebagai individu, tetapi sebagai kepala negara, dan mata dunia tertuju pada mereka. Ekspresi wajah mereka tidak bisa menjadi sangat hangat. Mungkin ini adalah satu-satunya solusi," lanjut Wei. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya