Berita

Politikus Nasdem: SKK Migas dan Petral dan harus Dibubarkan

SENIN, 10 NOVEMBER 2014 | 18:05 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) harus dibubarkan karena menjadi tempat permainan ekspors migas.

Demikian disampaikan pakar perminyakan yang juga anggota DPR dari Fraksi Nasdem usai launching buku "Kembalikan Mahakam: Memang Hak Kami" di ruang GBHN, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/11).

"SKK Migas harus bubar karena tidak bisa menjual. Lembaga ini harus menunjuk pihak kedua dan ketiga. Disitulah letak permainan," katanya.


Selain itu, lanjut Qurtubi, SKK Migas tidak tahu teknis pengeboran minyak. Sehingga otomatis tidak tahu cost recovery yang dibutuhkan dalam pengeboran.

"SKK Migas itu copian dari BP Migas (lembagayang sudah dibubarkan). Nggak bisa transaksi bisnis dan bikin ruwet birokrasi," imbuhnya.

Dia juga menyoroti Pertamina Energy Trading Ltd (PT Petral). Menurutnya, anak usaha Pertamina yang bermarkas di Singapura itu harus juga ikut dibubarkan. Agar Pertamina sebagai perusahaan minyak negara melakukan secara langsung ekspor dan impor tanpa perantara.

"Pertamina beli langsung saja. Aneh kalau lewat Petral. Atau jangan-jangan dapat bagian dari pembelian Petral," tandasnya.  [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya