Berita

foto:net

Dunia

Belanda Masih Upayakan Penemuan 9 Korban MH17

MINGGU, 09 NOVEMBER 2014 | 05:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sembilan jenazah korban pesawat MH17 yang jatuh oleh tembakan rudal di Ukraina timur, masih belum berhasil ditemukan.

Begitu Menteri Luar Negeri Belanda Bert Koenders di Kharkiv, Ukraina usai upacara pelepasan lima jenazah korban MH17 yang diterbangkan ke Belanda.

"Kami tidak bisa mengatakan sekarang ini secara pasti ... pada saat apa dan bahkan kapan kami dapat menemukan sembilan jenazah terakhir itu," katanya seperti dikutip BBC (Minggu, 9/11).


Namun begitu, Koenders mengaku bahwa pemerintah Belanda tetap akan melakukan segala cara untuk mewujudkan penemuan jezah-jenazah itu, termasuk bekerjasama dengan pihak yang berwenang.

"Tapi kami akan melakukan segala yang bisa dilakukan termasuk bekerjasama dengan pihak berwenang di sini, untuk mewujudkan hal itu," tegasnya.

Bert Koenders menambahkan, para ahli melakukan segala yang bisa dilakukan dalam proses identifikasi, namun terbentur pada situasi keamanan.

Penyelidikan pertama di lokasi puing-puing Agustus lalu terhenti karena pertempuran sengit di kawasan itu antara tentara Ukraina dan pemberontak. Mereka kembali pada bulan September setelah dicapainya gencatan senjata, ditandai empat kali kunjungan para ahli ke lokasi.

Boeing 777 Malaysia Airlines yang terbang dari Amsterdam ke Kuala Lumpur, jatuh pada 17 Juli 2014 di wilayah Ukraina yang dikuasai pemberontak pro-Rusia. Hasil penelitian tim Belanda bulan September lalu menyimpulkan, MH17 dihantam oleh sejumlah benda berenergi tinggi. Laporan itu tidak menyebutkan secara spesifik, namun diyakini bahwa yang dimaksud adalah rudal darat ke udara, yang diluncurkan dari daerah yang dikuasai pemberontak pro Rusia.[ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya