Berita

Mikhail Gorbachev:net

Dunia

Gorbachev: Dunia di Ambang Perang Dingin Baru

MINGGU, 09 NOVEMBER 2014 | 05:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketegangan antara Timur dan Barat atas krisis Ukraina berpotensi membuat dunia kembali ke dalam Prang Dingin, yang telah berakhir 25 tahun lalu bersama runtuhnya Tembok Berlin.

Begitu diingatkan oleh mantan pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev dalam sebuah pidato di Berlin, Jerman (Sabtu, 8/11). Ia menuduh Barat, khususnya Amerika Serikat tidak memenuhi janji mereka setelah tahun 1989. Alih-alih menjadi pemimpin perubahan di dunia global, Eropa justru menjelma menjadi arena pergolakan politik, persaingan pengaruh dan akhirnya konflik militer.

"Dunia ini diambang Perang Dingin baru. Beberapa orang mengatakan bahwa itu sudah dimulai," kata Gorbachev seperti dikutip Reuters (Minggu, 9/11).


Potensi perang dingin, lanjutnya, semakin nyata mengingat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) diam melihat krisis Ukraina. Padahal konflik ini telah menewaskan 4.000 orang sejak awal pemberontakan oleh separatis pro Rusia pertengahan April lalu.

"Dan siapa yang paling menderita dari apa yang terjadi saya kira jawabannya adalah lebih dari jelas: Ini adalah Eropa," tandasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya