Berita

Humor Politik

Bapak Petani dan Mobil Presiden yang Tenggelam

SABTU, 08 NOVEMBER 2014 | 15:17 WIB

INI kisah ketika suatu saat seorang presiden yang baru dilantik melakukan "blusukan" ke daerah perkampungan terpencil di negerinya.

Supaya kelihatan lebih merakyat, presiden yang baru dilantik itu mengendarai sendiri mobil jeep yang mirip mobil "esemka" di negeri kita.

Namun tiba-tiba ia berhenti tepat di depan sebuah genangan raksasa yang menutupi seluruh jalan yang akan dilewatinya. Dia tidak dapat menemukan jalan alternatif untuk menghindari genangan tersebut.


Ketika tengah dalam kebimbangan, sang presiden melihat seorang petani bersandar pada pohon yang rindang, sedang merenung melihat genangan air besar itu.

"Maaf Pak, menurut anda apakah genangan ini aman untuk diseberangi?" teriak presiden itu kepada petani.

"Oh...! Saya rasa begitu," ujar petani.

Sejurus kemudian, tanpa pikir panjang si presiden tancap gas melajukan mobil barunya ke dalam genangan air. Dan secara perlahan mobil itu segera tenggelam ke dalam genangan besar.

Genangan itu begitu dalam, sehingga presiden harus keluar melalui jendela kaca mobil dan berenang kembali ke tepi.

Ketika tiba di tepian genangan, presiden sangat marah kepada petani yang dianggapnya telah membuat dia celaka.

"Anda bilang tadi aman untuk menyeberang?!" bentak presiden.

Mendapat bentakan seperti itu, Bapak Petani lalu berdiri dari duduknya sembari menggaruk kepala yang tidak gatal.

"Yah...., saya juga heran kenapa bisa tenggelam. Padahal tadi saya melihat banyak sekali bebek yang menyeberang dan itu hanya setinggi dada bebek-bebek itu," ungkap petani itu dengan heran.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya