Berita

joko widodo/net

Politik

PDIP: Kabinet Jokowi Belum Berkomunikasi dengan Baik

SABTU, 08 NOVEMBER 2014 | 10:41 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

PDI Perjuangan menjawab kritik dari ahli tata negara, Yusril Ihza Mahendra, yang menyebut pemerintahan Joko Widodo mengelola negara bagaikan mengurus warung.

"Sebetulnya bukan mengelola warung, hanya (kebijakan) belum terkomunikasikan dengan baik," kata jurubicara PDIP, Eva Sundari, dalam diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (8/11).

Eva menjawab gugatan dari Yusril mengenai dasar hukum program tiga kartu penanggulangan kemiskinan yang diluncurkan Presiden Joko Widodo. Dia tekankan bahwa program "kartu sakti" Jokowi merupakan transformasi dan modifikasi dari program-program pemerintahan sebelumnya.


"Memperbaiki skema yang dilakukan Pak SBY dan DPR lalu," ujarnya.
 
Sebenarnya, kata dia, belum ada yang beda dari program kartu sakti ini dengan program-program pemerintah sebelumnya. Namun kategori penerimanya akan lebih luas.

"Saya jelaskan bahwa 'cantolannya' presiden adalah melaksanakan undang-undang. Yang digunakan adalah undang-undang SJSN dan BPJS," ucapnya.

Namun, Eva akui bahwa masalah yang ada sekarang adalah kurang baiknya sosialisasi oleh pemerintah atau para menteri. Misalnya, ada Mensesneg Pratikno yang menyatakan dana "kartu sakti" Jokowi menggunakan dana CSR (tanggung jawab sosial perusahaan). Di sisi lain beberapa menteri dan Wapres Jusuf Kalla mengatakan peluncuran kartu-kartu itu menggunakan APBN 2014.

"Kurang baik tersosialisasi, dan tidak satu pintu. Ini masih kurang 'jahitnya' saja," sebut Eva. [ald]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya