Berita

Susi Pudjiastuti/net

Politik

Susi Pudjiastuti: Nelayan yang Demo Itu Nelayan yang Jualan Solar di Tengah Laut

JUMAT, 07 NOVEMBER 2014 | 16:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, meminta seluruh masyarakat mendukung rencana pemerintah mencabut subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Dalam sektor kelautan dan perikanan, subsidi ini sendiri tidak pernah dirasakan oleh nelayan kecil. Bagi nelayan kecil, kata Susi, yang penting adalah pasokan solar yang selama ini sulit didapatkan menjadi mudah didapatkan.

"Sebetulnya dalam persoalan BBM ini saya sedikit merasa aneh. Nelayan kecil itu tidak pernah dapat subsidi. Pompa bensin juga tidak ada di kampung-kampung. Saya bicara dengan nelayan, dan mereka bilang yang penting solarnnya ada.," tegasnya dalam pertemuan dengan para pimpinan media massa dan wartawan di Ballroom Grand Hyatt Hotel, Jakarta (Jumat siang, 7/11),


Dia setuju dengan pemikian Presiden Joko Widodo. Subsidi BBM yang mencapai Rp 300 triliun itu tiap tahun harus dialihkan ke hal-hal lebih berguna daripada terus menerus salah sasaran. Begitu juga di sektor kelautan dan perikanan.

"Rp 300 triliun tiap tahun itu tidak dipakai untuk hal berguna. Kalau dialihkan ke pendidikan, kita akan punya 10 UI, ITB dan IPB. Subsidi itu bukan hak dasar penduduk. Yang hak dasar adalah kepandaian dan kesehatan. Rp 300 triliun itu lebih bagus untuk yang lain," ujarnya.

Susi menegaskan juga bahwa selama ini subsidi BBM tidak digunakan oleh nelayan kecil, melainkan kapal-kapal asing yang besar. Malah juga dinikmati oleh pelaku usaha industri lainnya seperti pertambangan dan yang lainnya.

"Bapak pikir kapal di tengah laut itu pulang ke China untuk isi solarnya? Tidak. Dia kan dapat pasokan di tengah laut," ungkapnya.

Dia juga menekankan bahwa sejak tahun 1995 dia selalu mengatakan bahwa nelayan kecil tidak pernah merasakan subsidi BBM.

"Yang menikmati subsidi nelayan besar. Kalaupun pake diesel, nelayan kecil tidak dapat pasokan. Jadi saya yakin yang demo (demonstrasi) itu bukan nelayan beneran, tapi nelayan yang jualan solar di tengah laut," ucapnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya