Berita

suhardi alius/net

Pertahanan

Pelaku Teror di Rumah Amien Rais Menembak dari Jarak 10 Meter

JUMAT, 07 NOVEMBER 2014 | 11:56 WIB | LAPORAN:

Dari hasil investigasi tim kepolisian di lapangan, penembakan terhadap mobil milik tokoh politik nasional, Amien Rais, di kediamannya di Yogyakarta, dilakukan dari jarak 10 meter

"Ini dari alur yang tidak sempurna, berasal dari selongsong senjata rakitan, yang ditembakkan dari jarak kurang lebih 10 meter," jelas Kepala Bareskrim Polri, Komisaris Jenderal Suhardi Alius, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat pagi (7/11).

Mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu memastikan tim penyelidik masih bekerja dan memeriksa saksi-saksi. Setelah teror tersebut, pengamanan terhadap mantan Ketua MPR RI itu diperketat oleh aparat Polri.


"Setelah kejadian tersebut Polda langsung perketat pengamanan Amien Rais. Kami segera ungkap kasus," janjinya.

Informasi sejauh ini menyimpulkan pelaku teror minimal berjumlah dua orang dan menggunakan sepada motor.

"Kalau lihat sudut tembakan, agak tinggi sedikit. Dia sempat naik ke satu tempat yang lebih tinggi. Belum ada saksi yang melihat," ucapnya.

Selain itu, penembak tidak membidik target tertentu. Dipastikan, pelaku teror hanya ingin meninggalkan kesan. Namun, untuk lebih jelas mengetahui motif pelaku, para pelakunya harus ditangkap lebih dulu. Sejauh ini pelaku terkesan hanya ingin menciptakan keresahan.

"Ini tindakan yang harus segera diungkap. Ini bisa kita ketahui setelah kita tahu pelakunya. Buat apa mereka menembak kalau tidak ingin membuat keresahan?" pungkasnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya