Berita

bank keb hana/net

Bisnis

Produk dan Bisnis Korea Semarak, Bank KEB Hana Salurkan Kredit Rp 12.96 Triliun

JUMAT, 07 NOVEMBER 2014 | 10:20 WIB | LAPORAN:

Seiring dengan meningkatnya volume bisnis Korea di Indonesia, PT Bank KEB Hana Indonesia (Bank KEB Hana) lembaga keuangan asal Korea, melaporkan perolehan laba bersih (anaudited) sebesar Rp 212,96 miliar di akhir September 2014 atau naik sebesar 17 persen periode sama September 2013 yang mencapai Rp 182,26 miliar.

Perolehan laba bersih ini menghasilkan ROE sebesar 10.77 persen. Kenaikan laba bersih tersebut disebabkan adanya kenaikan net interest income sebesar 35 persen.

"Kondisi makro ekonomi yang melambat tidak terlalu berdampak pada kualitas asset. Bank KEB mencatat NPL gross sebesar 0,11 persen per 30 September 2014. Ini membuktikan kualitas asset Bank KEB Hana sangat baik," kata Presdir Bank KEB Hana Lee Jae dalam rilis yang dikirimkan di Jakarta, Jumat (7/11).


Selain itu, lanjut dia, Bank KEB Hana mampu menjaga Capital Adequacy Ratio (CAR) pada level 22.10 persen yang menunjukan Bank KEB Hana termasuk dalam kategori Bank sangat sehat, setelah merger. Bank KEB Hana berhasil mempertahankan posisinya sebagai bank Korea terbesar di Indonesia dari sisi aset dengan total aset sebesar Rp 17.43 triliun, tumbuh 37 persen YoY, pertumbuhan total kredit sebesar 41 persen YoY, menjadi sebesar Rp 12.96 triliun dan pertumbuhan DPK sebesar 10 persen YoY, menjadi Rp 9.42 triliun.  

"Berdasarkan kinerja kami hingga akhir Q3, Bank KEB Hana yakin akan terus berkembang di atas pertumbuhan pasar, dengan membuat diversifikasi produk dan layanan yang memfokuskan kepada sektor Bisnis Konsumer di tahun 2015," kata Lee.
 
Dia juga mengungkapkan, untuk menjadikan Bank KEB Hana sebagai the Best Customer Focused Bank in Indonesia, Bank KEB Hana terus meningkatkan produk dan layanannya melalui 38 jaringan kantor di seluruh Indonesia. Seluruh jaringan kantor menyediakan beragam fasilitas dan layanan perbankan, mulai mesin ATM, MyHana (internet banking), Korean Speaking Customer Services, Fast Transaction (Transaksi perbankan tidak lebih dari  5 menit dengan teknologi scanning system), dan pelayanan penukaran matauang rupiah-won. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya