Berita

TB HASANUDDIN-JOKOWI/NET

KENAIKAN HARGA BBM

TB Hasanuddin Dorong Fraksi PDIP Ambil Alih Opini agar Tak Jadi Bola Liar

KAMIS, 06 NOVEMBER 2014 | 15:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Fenomena kader PDI Perjuangan yang menolak dan mempermasalahkan rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jelas kurang strategis.

Demikian pandangan anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin sebagaimana disampaikan kepada beberapa saat lalu (Kamis, 6/11).

Menurut TB Hasanuddin, fenomena ini kurang strategis sebab Presiden Joko Widodo adalah prsedien yang diusung PDI Perjuangan. Maka Presdien Jokowi adalah kepanjangantangan dari prinsip-prinsip ideologi partai.


"Menaikkan harga BBM sudah barang tentu dengan perhitungan yang matang demi kepentingan masyarakat," ungkap TB Hasanuddin.

TB Hasanuddin menegaskan bahwa penolakan rencana pemerintah oleh kader PDI Perjuangan ini dapat membingungkan publik, termasuk kader PDI Perjuangan di daerah. Karena itu, sebaiknya Fraksi PDI Perjuangan segera mengambil alih opini ini agar tidak menjadi bola liar yang dapat menjadi kontraproduktif, baik bagi pemerintahan Jokowi maupun untuk integritas PDI Perjuangan itu sendiri.

"Mungkin kita, di era demokrasi ini, setiap orang bisa berpendapat beda. Tetapi setiap kader seharusnya taat azas atau mengikuti kebijakan partai," demikian TB Hasanuddin. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya