Berita

saleh daulay/net

Saleh Daulay: Polisi Harus Usut Tuntas Aksi Penembakan di Rumah Amien Rais

KAMIS, 06 NOVEMBER 2014 | 11:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Aparat kepolisian diminta untuk segera mengusut kasus penembakan misterius yang terjadi di Rumah Amien Rais, Rabu (5/11) dini hari tadi. Pasalnya, penembakan itu dinilai sebagai teror yang sangat berbahaya. Jika dibiarkan, bisa jadi akan terus berlanjut dan akan menjadi momok yang menakutkan di tengah masyarakat.

"Saya melihat ada unsur kesengajaan di sini. Ini bisa saja bagian dari rangkaian teror yang terus-terusan dialamatkan kepada Bapak Amin Rais. Ya, mungkin saja terkait dengan situasi sosial politik belakangan ini," kata Ketua Komisi VIII dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay, beberapa saat lalu (Kamis, 6/11).

Jika aparat kepolisian mau mengusut, Saleh yakin pelakunya akan segera dapat ditangkap. Pasalnya, semua senjata api yang beredar di masyarakat diregistrasi oleh kepolisian. Ditambah lagi, kepolisian memiliki alat-alat yang cukup canggih untuk meneliti kasus-kasus seperti ini.


"Teroris saja bisa ditangkap. Apalagi pelaku teror seperti ini. Logikanya, pasti lebih mudah ditangkap," ungkap Saleh yang juga Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah.

Saleh mengingatkan, kasus penembakan terhadap warga negara, apalagi tokoh nasional seperti Amin Rais, tidak boleh dipandang remeh. Bila dibiarkan begitu saja, bisa saja menurunkan tingkat kepercayaan publik kepada aparat kepolisian. Tentu hal itu tidak baik di tengah kerja keras kepolisian RI dalam meningkatkan profesionalitas dan pelayanannya kepada publik.

Di lain pihak, Saleh menegaskan, upaya teror seperti ini tidak akan pernah menyurutkan langkah Amin Rais menyuarakan kebenaran. Sebagai mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dan tokoh reformasi, teror seperti ini sudah puluhan bahkan ratusan kali dialami olehnya. Dan faktanya, Amin Rais tetap teguh memimpin gerakan reformasi bersama tokoh-tokoh lainnya.

"Kalau teror ini dimaksudkan untuk mendiamkan Pak Amin, insya Allah pasti tidak akan berhasil. Bagi Pak Amin, yang benar itu ya benar, kalau salah ya wajib ditegur dan diluruskan. Itu adalah manifestasi kecintaan beliau pada tanah air. Masa orang yang cinta tanah air diteror? Kita tidak boleh kembali ke era orde baru. Itu masa lalu kelam yang harus kita tinggalkan," demikian Saleh. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya