Berita

retno-wang yi/net

Hanafi Rais: Ada Grand Design Apa antara Jokowi dan China

KAMIS, 06 NOVEMBER 2014 | 07:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pertemuan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dengan pihak China International Fund (CIF) cukup mengagetkan sementara pihak. Lebih-lebih pertemuan itu juga tak bisa dilepaskan dari kunjungan dan pertemuan Retno dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi beberapa waktu lalu.

"Saya lihat ini merupakan grand design antara pemerintah Jokowi dengan pemerintah China, untuk sepertinya mempercepat kerjasama itu tidak hanya di bidang ekonomi, tapi biasanya itu juga ada implikasi pada wilayah-wilayah politik," kata Wakil Ketua Komisi I, Hanafi Rais, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 6/11).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mencatat, di dunia internasional, CIF termasuk sindikasi minyak internasional, yang tidak transparan, dan tidak sepenuhnya profesional. Dan juga perlu dicatat, minyak yang dijual ke China itu berasal dari negra-negara di Afrika, terutama Angola.


"CIF, yang tidak begitu jelas profesionalitasnya, dan kemudian kesini (ke Indonesia), bahkan tampaknya hampir membuat MoU dengan Pemerintahan Jokowi, itu tidak bisa kita lepaskan dari frame politik luar negeri kita," ungkap Hanafi.

Dengan kondisi seperti ini, Hanafi mengingatkan, bisa jadi politik luar negeri yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi ini akan bias orientasi. Hanafi pun meminta pemerintahan Jokowi ini tetap teguh dan kuat untuk menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

"Kalau indikasi-indikasi tadi yang saya katakan, seperti pertemuan dengan CIF, kemudian Menkeu kemarin juga baru saja meyakinkan sekali mengatakan Indonesia hampir bergabung dengan Bank Infrastruktur Cina, itu artinya tidak ada kejelasan apakah ini bagian dari strategi politik luar negeri Pemerintahan Jokowi atau sekedar sekenanya. Ini harus jelas," demikian Hanafi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya