Berita

ilustrasi

Bisnis

Pasokan Gas Ke PLTG Borang Dinilai Aman

Halangi Kebijakan, Dirjen Migas Dicopot
RABU, 05 NOVEMBER 2014 | 09:13 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Satuan Kerja Khusus Pelak­sana Kegiatan Usaha Hulu Mi­nyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengalokasikan gas ke Pem­bang­kit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Borang untuk mengantisipasi krisis listrik di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepala Humas SKK Migas Ru­dianto Rimbono mengatakan, pi­haknya siap mengalokasi gas untuk menyuplai kebutuhan pem­bangkit di Sumsel. Status per 3 November 2014, PLTG (Pem­bangkit Listrik Tenaga Gas) Bo­rang dapat ber­operasi dengan penyerapan gas sebesar 24 juta kaki kubik per hari (Million Standard Cubic Feet per Day/MMSCFD). Sebesar 14 MMSCFD berasal dari Pertamina EP dan 10 MMSCFD dari Medco.

Dengan demikian, krisis lis­trik di Sumsel bisa segara ter­se­le­sai­kan,” katanya di Jakarta, kemarin.


Untuk diketahui, Senin (3/11) digelar rapat koordinasi me­nga­tasi krisis listrik di Sumsel antara SKK Migas, Direktorat Jenderal (Ditjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PLN, PT Pertamina EP, dan PT Medco E&P Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, PLN akan menyampaikan surat resmi kepada Kementerian ESDM dan SKK Migas yang menyatakan pembangkit listrik Asrigita meng­alami kerusakan yang menye­bab­kan terjadinya krisis listrik di Sumsel sehingga PLN meminta agar dilakukan penyaluran gas ke PLTG Borang.

Di sisi lain akan dilakukan amandemen perjanjian jual beli gas antara PLN dan Medco serta PLN dan Pertamina EP.

Untuk jangka panjang, pasca berakhirnya kontrak perjanjian jual beli gas bumi yang ada saat ini, telah disepakati perjanjian antara Medco dan PLN untuk menyalurkan gas yang berasal dari blok Lematang.

Kepala Divisi BBM dan Gas PLN Suryadi Mardjoeki menga­takan, pasokan gas PLTG Borang sebesar 100 Megawatt (MW) telah memulihkan kondisi ke­lis­trikan di wilayah Sumsel.

Dia mengatakan, PLTG Bo­rang sudah masuk ke sistem ke­listrikan dan sudah menormalkan kembali pasokan listrik di Sum­sel. Ia mengapresiasi upaya yang dilakukan Medco, Pertamina EP, dan SKK Migas, sehingga PLTG Borang mendapatkan gas.

Menurut dia, pasokan listrik di Sumsel terganggu akibat keru­sakan PLTG milik pengembang swasta, PT Asrigita Prasarana de­ngan total daya 150 MW.

Krisis listrik di Sumsel sejak 31 Oktober 2014 terjadi akibat kerusakan pembangkit listrik Independent Power Producers (IPP) PT Asrigita Prasarana yang menyebabkan berkurangnya pa­sokan listrik di wilayah Sumsel sebesar 100 MW.

Dirjen Migas Dicopot

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mencopot posisi Edy Hermantoro sebagai Direktur Jenderal Mi­nyak dan Gas Bumi (Dirjen Mi­gas) Kementerian ESDM.

Alasannya, karena rapor merah dari Unit Kerja Presiden Bidang Pe­ngawasan dan Pengendalian Pem­­bangunan (UKP4). Selan­jut­nya, untuk pengganti definitifnya akan diserahkan ke Presiden Jokowi.

Penggantinya Dirjen Migas nanti ditunjuk langsung Pre­siden,” ucap Sudirman di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, posisi Dirjen Mi­gas merupakan kewenangan Pre­siden, dirinya saat ini me­nu­gaskan Naryanto Wagimin yang sebelumnya Direktur Pembinaan Hulu Migas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Migas. Untuk sementara Plt-nya Pak Nar­yan­to,” ucapnya.

Sudirman Said memang me­rom­­bak pejabat di kementerian ESDM. Hari ini saya menan­datangani SK (surat keputusan) meng­ang­kat Plt Dirjen Migas Naryanto Wa­gimin meng­gan­ti­kan Edy Hermantoro,” kata dia.

Dia mengaku, pergantian Dir­jen Migas untuk me­ngurai ham­batan-hambatan kebijakan di Kementerian ESDM. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya