Berita

FX. Arief Poyuono/net

Politik

Dirut Pertamina Sebaiknya dari Internal dan Berani Berantas Mafia

RABU, 05 NOVEMBER 2014 | 09:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Posisi Direktur Utama PT Pertamina harus segera di tetapkan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno. Hal ini penting karena Plt Dirut Pertamina yang saat ini tidak dapat mengambil keputusan corporasi yang strategis.

"Jika terlalu lama tidak ditetapkan maka akan banyak aksi-aksi korporasi Pertamina yang menguntungkan tidak dapat berjalan," kata Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, FX. Arief Poyuono dalam keterangannya, Rabu (5/11).

Menurutnya, penetapan dirut Pertamina sangat penting karena program transformasi di Pertamina sejak tahun 2007 harus dilanjutkan karena sejak di pimpin Karen Agustiawan program tersebut tidak berjalan. Seperti pembangunan refinenery untuk mendukung ketahanan enerji .


Apalagi menurut Plt Dirut Pertamina M. Husen bahwa selama ini banyak kampanye yang membodohi dan menipu rakyat dan negara dengan pendapat dan penelitian yang dipalsukan oleh penguasa terdahulu, dan pengamat tentang cadangan minyak Indonesia yang hanya tinggal 11 tahun lagi.

"Menurut Plt Pertamina cadangan kita masih banyak sekali," ujar Arief.

Karena itu, penetapan direksi Pertamina untuk posisi direktur utama harus segera ditetapkan oleh menteri BUMN agar Pertamina bisa cepat bekerja untuk menaikkan produksi minyak nasional .

Untuk memilih dan menetapkan direksi Pertamina yang baru, pihaknya meminta agar menteri BUMN meminta masukan juga dari Serikat Pekerja Pertamina terkait personel yang akan menempati direksi Pertamina. Hal ini penting agar terjadi sinergi antara pekerja dan direksi untuk menuntaskan program transformasi di Pertamina yang gagal dilakukan Karen Agustiawan.

Arief mengungkapkan, ada baiknya direksi Pertamina diambil dari internal dan bukan droping dari luar apalagi titipan parpol. Terbukti selama Pertamina dipimpin orang luar syarat dengan kepentingan politik penguasa untuk memperkaya para mafia migas, yang akhirnya Pertamina gagal melakukan transformasi .

"Efek negatif jika direksi dari luar Pertamina mereka tidak punya loyalitas dan hanya ngeruk aset Pertamina saja dengan menjual BBM bersubsidi ke sektor industri yang merugikan negara ratusan miliar jumlahnya, karena mereka tidak merasa membangun Pertamina," imbuhnya.

Terakhir Arief berharap, dirut dan jajaran direksi Pertamina yang baru nanti bisa menciptakan swadaya energi dan menjadikan Pertamina sebagai perusahaan kelas dunia yang profesional dan bersih dari mafia migas, serta dapat melakukan audit terhadap Petral.

"Diharapkan juga pemerintahan Jokowi bisa memberikan privelege pada Pertamina dalam mengelolah cadangan Migas di Indonesia," tandasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya