Berita

Fahri Amzah/net

Politik

Fahri Hamzah: KIH Sodorkan Dulu Daftar Komisi, Baru Nego

SELASA, 04 NOVEMBER 2014 | 15:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Anggota DPR RI dari Partai Demokrat Ruhut Sitompul menawarkan solusi untuk mencairkan ketegangan antara dua kubu di DPR, Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Yaitu, dengan menambah satu kursi wakil pimpinan DPR dan setiap komisi agar ditempati kubu KIH.

"Bagaimana kalau UU MD3 itu kita tambahkan saja wakil ketua-nya, kasih satu ke mereka. Begitu juga di alat kelengkapan dewan (AKD) lainnya," interupsi Ruhut dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 4/11).

Menanggapi hal itu Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang menjadi salah satu pimpinan sidang menjawab bahwa jika ingin mengubah UU MD3 harus didahului dengan revisi UU oleh panitia khusus (Pansus). Dan itu tentu akan memakan waktu lama.


Tapi sebelum itu, lanjut Fahri, untuk melakukan negosiasi ada satu step yang harus dilewati KIH, yaitu mendaftarkan nama anggota komisi kepada rapat paripurna untuk diikutsertakan dalam rapat-rapat komisi.

"Tapi kalau orangnya nggak ada gimana mengubahnya. Masukkan dulu dong namanya nanti baru mau nego," ujar politisi PKS itu.

Saat ini, baru ada enam fraksi yang sudah mendaftar dan sudah diketok keputusannya adalah Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PKS dan PPP kubu Suryadharma Alie. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya