Berita

ilustrasi/net

Pusaka Trisakti: Usulan Kepala BIN ke DPR Jangan Bikin Jokowi-JK Rempong

SELASA, 04 NOVEMBER 2014 | 06:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Munculnya statemen Menko Polkam Tedjo Edhy Purdijatno bahwa telah muncul beberapa nama usulan calon Kepala BIN untuk menggantikan Kepala BIN Rra SBY Marciano Norman perlu dilakukan secara cermat dengan memahami UU Intelejen.

"Saran saya sebaiknya jangan asal dorong Kepala BIN tanpa perhatikan rekam jejak dan malah jadi sejarah pertama kali penolakan DPR terhadap usulan Jokowi-JK, entah apapun nama DPR nya. Ini akan jadi preseden buruk bagi  Jokowi-JK diawal pemerintahannya," kata Sekretaris Pusat Kajian Trisakti, Fahmi Habsyi, beberapa saat lalu (Selasa, 4/11).

Fahmi mengingatkan bahwa UU No 17/2011 tentang Intelijen Pasal 36 ayat 1 dan 2 memaksa Jokowi-JK bahwa usulan satu nama Kepala BIN harus mendapat pertimbangan DPR. Prosesnya pun tidak semudah Jokowi-JK menetapkan menteri-menteri kabinet walaupun akhirnya banyak pro dan kontra dan menjadi beban politik yang harus dipikul Jokowi-JK didepan publik dan konstituen.


"Nama-nama eks Wakabin Hendropriyono, Asad Ali, atau mantan Wakil Ketua Komisi I TB Hasanudin, dan Wamenhan Presiden SBY Sjafrie Syamsudin haruslah dihitung cermat yang paling minim resistensi di publik dan komunikasi politik parlemen, catatan rekam jejak HAM dan korupsi, juga loyalitasnya teruji. Jangan buat Jokowi-JK rempong," tandasnya.

"Apa Jokowi-JK dipaksa juga turun loby ngemis setelah usul calon Kabin ke parlemen?  Istilahnya tendangan pinalti usulan Kepala BIN oleh Jokowi-JK ke DPR ini harus langsung gol. Jika salah usul,  ini jadi gol bunuh diri perdana pemerintahan Jokowi-JK," demikian Fahmi. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya