Berita

Politik

MENUJU MUNAS GOLKAR

AGK: Golkar Jaya di Zaman JK, Mundur di Rezim Ical

SENIN, 03 NOVEMBER 2014 | 19:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie, Partai Golkar mengalami penurunan drastis. Bahkan, bisa dibilang kepimimpinan Jusuf Kalla (JK) jauh lebih baik daripada kepemimpinan Aburizal Bakrie (Ical).

Hal tersebut dikatakan politikus Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK), saat meresmikan posko pemenangan dirinya sebagai Calon Ketua Umum Partai Golkar di Jalan Gunawarman nomor 49, Jakarta Selatan, Senin (3/11).

AGK mengatakan, banyak hal positif pada masa kepemimpinan JK yang akan ia adopsi. Dia juga berjanji meninggalkan keburukan yang dilakukan rezim Golkar saat ini.


"Banyak sekali hal positif dari kepemimpinan Pak Jusuf Kalla. Kami akan adopsi dan membenahi banyaknya penurunan Partai Golkar pada rezim yang sekarang," kata dia, dikutip dalam rilis yang ia kirim ke redaksi.

Menurutnya, bukti Golkar sangat mundur di rezim Bakrie antara lain Golkar hanya mendapat 15 persen dari target kemenangan 30 persen di pemilu legislatif. Kemudian, kursi Golkar di DPR pada era JK adalah 106, namun menjadi turun drastis ke 91 di era Ical.

Ia melanjutkan, hati nuraninya sangat ingin membenahi Partai Golkar secara total guna memajukan kehidupan bangsa.

Dalam peluncuran rumah pemenangan, AGK didampingi oleh rekan-rekannya dari Partai Golkar seperti Nudirman Munir, Ibnu Munzir, Ali Wongso, Andi Sinulingga, Neil Iskandar, Mukhtarudin, dan kader-kader yang tergabung dalam Poros Muda Golkar.

AGK membawa slogan Change and Conuity, yaitu perubahan dan keberlanjutan dalam pertarungan politiknya kali ini.

Namun, AGK mengatakan deklarasi dirinya sebagai calon Ketum Golkar akan dilakukan setelah mendapatkan dukungan 80 persen pemilih. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya