Berita

priyo budi santoso/net

Priyo Budi Santoso: Ketum Golkar Harus Bisa Bikin Panen Raya di 2019

SENIN, 03 NOVEMBER 2014 | 07:50 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Figur ketua umum yang fresh akan bisa menghentikan ketidakberuntungan Golkar di Pemilu mendatang. Figur fresh dan energik ini bisa menjadi magnet Golkar ketika Pileg dan Pilpres dilakukan secara serentak.

Demikian disampaikan calon ketua umum Partai Golkar, Priyo Budi Santoso Priyo juga mengatakan, mesin Golkar sudah sangat teruji kekuatannya dari pemilu ke pemilu. Kekuatan mesin mampu membuat Golkar selalu bisa mendapatkan suara yang cukup maksimal di pemilu legislatif. Namun kekuatan mesin ini menjadi berbeda ketika pilpres.

"Pelajaran-pelajaran sebelumnya, kita sering menang dalam pemilu legislatif, tetapi selalu tidak beruntung dalam pilpres. Partai Golkar memiliki kehebatan dalam membangun mesin politik, tapi keteteran dalam membangun kekuatan figur yang potensial dan layak jual sehingga Partai Golkar belum berhasil merebut kembali tampuk kepemimpinan nasional," kata Priyo, saat bersilaturahim dengan ketua-ketua DPD Golkar Sulawesi Selatan, Minggu (2/11/2014).


Diingatkan pula pileg dan pilpres serentak 2019 memberi dampak yang sangat kuat akan tergerusnya kekuatan mesin partai ke arah kekuatan figur. Sehingga, lanjut Priyo,  akan berisiko kalau Golkar hanya mengandalkan kekuatan mesin semata.

Ketidakberuntungan Partai Golkar, kata Priyo, harus segera dihentikan. Golkar harus berani menghadirkan figur fresh, energik, dan tangguh untuk menahkodai mesin tangguh kapal Golkar.

"Nahkoda kapal Golkar harus bisa menyulap ketidakberuntungan di pilpres menjadi panen raya bagi kemenangan Golkar di Pemilu 2019," jelas dia.

Partai Golkar, lanjut Priyo, juga harus memperhatikan peralihan generasi baru. Pergantian generasi baru ini tidak hanya tercermin dalam kepemimpinan, tetapi juga dalam peralihan generasi pemilih. Misalkan, Pemilu 2014 ini saja, ada sekitar 14 juta generasi baru pemilih. Mereka kebanyakan lahir pada tahun 1996-1997. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya