Berita

jokowi-jk/net

KTI Watch: Terpenting Distribusi Pembangunan Kawasan Timur, Bukan Kursi Menteri!

MINGGU, 02 NOVEMBER 2014 | 01:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Komposisi Kabinet Kerja Jokowi-JK membuat kecewa masyarakat Indonesia timur. Pasalnya, persentase menteri dari kawasan timur Indonesia jauh lebih sedikit dibanding kawasan timur.

Direktur Eksekutif Kawasan Timur Indonesia (KTI) Watch Razikin Juraid menganggap wajar kekecewaan tersebut. Menurutnya, kekecewaan itu adalah buah dari janji Jokowi yang pernah mengatakan akan mengakomodir kawasan timur.

Namun ekspresi kekecewaan yang ditunjukkan KTI Wacth berbeda dengan tokoh-tokoh dari kawasan timur lain. Jika yang lain mengekspresikan  perlawanan terhadap pemerintahan Jokowi-JK, bahkan sempat meneriakan pembentukan negara Indonesia Timur.


Maka KTI Watch mengekspresikan kekecawaan itu dengan mengingatkan pemerintahan Jokowi-JK dan tetap menunjukkan komitmen terhadap NKRI. KTI Watch, lanjut Razikin, tidak menyoal pembagian kursi menteri, tapi lebih kepada program distribusi pembangunan dan kesejahteraan yang akan dijalankan Jokowi-JK.

"Ekspektasi kami terhadap pemerintahan Jokowi-JK memang sangat tinggi, tapi dalam hal pendistribusian pembangunan dan kesejahteraan bagi rakyat kawasan timur," ujar mantan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) itu saat berbincang dengan (Minggu, 2/11).

Razikin menambahkan, pemerintahan Jokowi-JK perlu menjawab konkrit tuntutan itu. Maka dari itu, dalam perencanaan pembangunan nasional, Jokowi-JK wajib menekankan program dan perencanaan pembangunan khusus untuk kawasan timur.

"Jika tidak, gejolak itu akan terus berkembang, yang dapat saja memicu konflik antara Pemerintah pusat dengan pemerintah Daerah, Jokowi harus segera duduk bersama dengan rakyat timur Indonesia, Jokowi jangan menutup diri dan jangan menganggap sederhana suara-suara dan tuntutan pembangunan ini," tandas mahasiswa pasca sarjana FISIP UI itu. [ysa]