Berita

effendi simbolon/net

Politik

Effendi Simbolon: Kami Tidak Main-main Membuat DPR Tandingan

SABTU, 01 NOVEMBER 2014 | 09:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Koalisi Indonesia Hebat yang membikin DPR tandingan mengeluarkan mosi tidak percaya terhadap pimpinan Dewan dengan alasan cukup kuat dan mendasar.

"Kami sampaikan bahwa azas musyawarah yang mengedepankan musyawarah mufakat cenderung terabaikan," kata politisi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon, yang diangkat sepihak sebagai Wakil Ketua DPR versi Koalisi Indonesia Hebat (KIH), dalam diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (1/11).

KIH juga melihat tidak ada konsistensi di setiap persidangan dan pengambilan keputusan yang mengabaikan beberapa azas dan aturan yang diatur UU MD3 dan tata tertib DPR.


"Kemarin kami lima fraksi mengadakan 'sidang paripurna' yang dihadiri 178 orang dari total 247 (anggota KIH), dan menyatakan menetapkan mosi tidak percaya terhadap pimpinan Dewan, dengan demikian kami pandang perlu untuk tetapkan pimpinan yang baru untuk menjalankan roda organisasi kelembagaan," terangnya.

Dalam rapat paripurna, yang menurut para pengamat hukum tidak sah secara konstitusional, mereka juga menetapkan nama-nama anggota Komisi dari lima fraksi yang ada. Sampai akhir rapat paripurna tersebut, "rapat paripurna" baru nama-nama anggota dari lima fraksi.

"Kami menunggu nama-nama dari lima fraksi lainnya. Hari Senin depan pimpinan akan rapat konsultasi dengan para pimpinan fraksi untuk tetapkan secara definitif pimpinan kolektif kolegial yang terbentuk kemarin untuk ditetapkan dan kemudian melanjutkan proses kelembagaan di DPR," katanya.

Dia tegaskan bahwa KIH tidak hanya meributkan pembagian kue kekuasaan yang tidak adil di DPR.

"Boleh saja orang bicara ini soal kue kekuasaan, sebagai tafsiran masing-masing dan melebarkan masalah. Tapi, kami tegaskan bahwa kami serius dan tidak main-main dalam melakukan ini," tegasnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya