Berita

sudirman said/net

Politik

Adian: Sudirman Said Jangan Bohongi Masa Lalu

KAMIS, 30 OKTOBER 2014 | 15:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Meski Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, sudah membantah keras bahwa dirinya pernah menjadi kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), tapi sejarah kedekatannya dengan PKS masih terus dipertanyakan.

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitulu, mengungkit fakta dari sebuah pemberitaan media online bahwa pada tahun 2004 Sudirman diangkat menjadi Dewan Pakar PKS oleh Presiden PKS, Hidayat Nur Wahid.

"Dewan Pakar tentunya secara posisi lebih tinggi dari anggota biasa. Sebagai Dewan Pakar tentu ia memberi masukan-masukan, ide-ide, gagasan-gagasan untuk membesarkan PKS bahkan juga mungkin untuk mengalahkan partai-partai yang dianggap perlu dikalahkan, salah satunya bisa saja PDI Perjuangan," ujar Adian lewat pesan terbuka kepada Sudirman Said yang ia lemparkan ke email redaksi, Kamis (30/10).


Adian juga meragukan komitmen Sudirman Said yang mengaku siap memberantas Mafia Migas.

"Kenapa itu baru ia sampaikan sekarang padahal ia pernah menjabat sebagai Pejabat di Pertamina yang mengurus impor minyak," ujarnya.

Kata dia, ketergantungan pada impor minyak memberi keuntungan besar bagi para mafia minyak yang bermain di selisih harga jual dan beli minyak.

"Karena itu, masihkah kita berharap Sudirman Said yang mantan Dewan Pakar PKS itu akan memperjuangkan program-program Trisakti Jokowi yang tertuang dalam Nawa Cita?" ujarnya.

"Akhir kata, pesan ini saya akhiri apa yang saya pelajari dari hukum kehidupan, 'Kalau engkau bisa mengkhianati masa lalumu, maka engkau sangat bisa mengkhianati hal-hal lain, termasuk mengkhianati Jokowi'," tutup Adian. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya