Berita

net

Nusantara

Mensos: Penanganan Korban Sinabung Dilakukan Segera

RABU, 29 OKTOBER 2014 | 18:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara menyebabkan ribuan penduduk sekitar bertahan di lokasi pengungsian. Untuk mereka, Kementerian Sosial memberikan paket bantuan logistik.

"Erupsi Gunung Sinabung mengakibatkan rusaknya berbagai sarana dan prasarana termasuk lahan pertanian," kata Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, saat mengunjungi lokasi pengungsian, Rabu (29/10).

Sesuai fungsinya, Kemensos memberikan logistic supporting system berupa food kit, family kit dan sebagainya. Prosedur standar untuk penanganan kebencanaan dibagi dalam tiga tahap, yaitu kedaruratan, rekonstruksi serta recovery.


"Kemensos selalu siap dengan langkah-langkah sesuai tiga tahapan penanganan kebencanaan tersebut," katanya, seperti dikabarkan Kemensos dalam rilisnya.

Penanganan korban erupsi gunung Sinabung perlu dilakukan segera sebab bersifat golden opportunity.

"Langkah tepat baik waktu dan sasaran sangat penting dilakukan untuk mencegah kerugian yang lebih besar," tegasnya.

Sejak awal erupsi terjadi, tidak kurang dari 6500 Kepala Keluarga (KK) mengungsi dan empat desa direlokasi. Hingga kini, mereka masih bertahan di beberapa titik pengungsiaan.

"Para pengungsi di lokasi pengungsian membutuhkan stok logistik yang cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari," katanya.

Paket bantuan Kemensos sampai 30 September 2014, sebanyak 533.669 kg beras senilai Rp 4.137.002.088 dan lauk-pauk 3.500 paket.

Selain itu, diterjunkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membantu para pengungsi dan mendistribusikan paket bantuan logistik. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya