Berita

Bisnis

Dirut Masuk Kabinet Jokowi, Indra Utoyo Jadi Pelaksana Tugas

RABU, 29 OKTOBER 2014 | 18:29 WIB | LAPORAN:

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) memutuskan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Telkom pasca terpilihnya Direktur Utama Telkom Arief Yahya sebagai Menteri Pariwisata di Kabinet Kerja 2014-2019.

Melalui Rapat Direksi dan Rapat Gabungan yang dihadiri oleh jajaran direksi dan komisaris Telkom pada 28 Oktober 2014, secara bulat telah ditetapkan Direktur Innovation & Strategic Portfolio Telkom, Indra Utoyo sebagai Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Telkom dan efektif berlaku sejak ditetapkan.

"Sesuai dengan Anggaran Dasar perseroan Telkom agar fungsi dan tugas Direktur Utama tetap berjalan, maka perlu ditunjuk salah satu dari anggota Direksi lainnya untuk menjalankan fungsi Direktur Utama melalui Rapat Direksi sampai dengan adanya penetapan lebih lanjut. Telkom telah menetapkan Pak Indra Utoyo sebagai Plt Direktur Utama Telkom. Beliau akan menjalankan tanggung jawab dan wewenangnya sebagai Dirut untuk memastikan rencana strategis serta operasional perusahaan tetap akan berjalan,"  kata Vice President Public Relations Telkom Arif Prabowo di Jakarta (Rabu, 29/10).


Adapun untuk transisi kepemimpinan perusahaan ke depannya, Telkom masih menunggu arahan  Kementerian BUMN selaku perwakilan pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas.

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan yang positif di triwulan III tahun 2014. Pendapatan Telkom di triwulan III tahun 2014 tercatat sebesar Rp 65,84 triliun atau tumbuh sebesar 7,1 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya yang  mencapai nilai Rp 61,49 triliun. Pertumbuhan pendapatan pada triwulan III/2014 ini didominasi oleh pertumbuhan pendapatan dari sektor Data, Internet, and IT Services yang mencatat pertumbuhan sebesar 15,4 persen dari Rp 23,33 triliun menjadi Rp 26,91 triliun dengan kontribusi sebesar 40,9% dari total pendapatan. Sementara itu pendapatan dari voice (selular) mengalami peningkatan dari Rp 23,66 triliun pada tahun 2013 menjadi Rp 25,03 triliun atau tumbuh sebesar 5,8 persen.

Telkom mencatat pertumbuhan Earnings Before Interest, taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar 4,2 persen dari Rp 32,27 triliun menjadi Rp 33,63 triliun dan bukukan laba bersih sebesar Rp 11,44 triliun. Perolehan laba bersih tersebut dipengaruhi oleh peningkatan beban usaha yang diakibatkan gencarnya pembangunan infrastruktur khususnya broadband. Pada triwulan III/2013, Telkom membukukan pertumbuhan EBITDA dan laba bersih sebesar 7,9 persen dan 10,6 persen dari tahun 2012. Angka ini jauh melampaui rata-rata pertumbuhan industri dan kondisi tersebut berlanjut hingga saat ini. [dem]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya