Berita

ilustrasi/net

Politik

Mahasiswa: Perguruan Tinggi Islam Harus di Bawah Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi

RABU, 29 OKTOBER 2014 | 12:32 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Koalisi Mahasiswa UIN (KMU) menunggu terobosan pemerintah melalui Kementerian Agama dan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi untuk membuat solusi atas pengelolaan universitas Islam di seluruh Indonesia.

"Kami mendesak Presiden Jokowi agar seluruh pendidikan tinggi dikelola oleh satu kementerian, yaitu kementerian riset, teknologi dan pendidikan tinggi," ujar jurubicara KMU, Sintia Aulia Rahmah, di Jakarta, Rabu (29/10).

Dalam Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla, ada dua kementerian yang hampir sama atau banyak bersinggungan satu sama lain dalam tugas mengelola pendidikan tinggi, yaitu Kementerian Agama dan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi.


Menurut aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu, Kementerian Agama yang terlalu banyak membuat perguruan tinggi Islam tidak terurus dan berakibat pada daya saing kampus.

"Kementerian Agama lebih ideal fokus memikirkan soal-soal yang berkaitan dengan kehidupan umat beragama," ujar Sintia.

Selain itu, ia menambahkan, perguruan tinggi Islam harus didorong untuk mengembangkan fakultas keilmuannya ke semua sektor seperti teknik sipil, pertambangan, perminyakan dan lain-lain.

"Sifat unik dari perguruan tinggi Islam tidak bisa dihilangkan, karena memiliki ciri khas keagamaan. Namun, kami melihat perguruan tinggi Islam akan lebih fleksibel jika di bawah naungan kementerian riset dan pendidikan tinggi nantinya," pungkasnya. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya