Berita

jokowi-jk

Relawan KIB Apresiasi Kabinet Kerja Jokowi-JK

RABU, 29 OKTOBER 2014 | 02:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Relawan Jokowi asal Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) mengapresiasi Kabinet Kerja Jokowi JK. KIB menilai susunan kabinet Jokowi JK itu sudah sesuai dengan harapan mereka. Sikap relawan ini sedikit berbeda dengan kelompok relawan Jokowi lainnya yang kecewa komposisi kabinet periode 2014-2019.

"Ya sudah sesuai. Bisa kerjasama," kata Ketum KIB, Reinhard Parapart, di sela-sela agenda Munas KIB I di Hotel Redtop, Jakarta Pusat, Selasa (28/10).

Reinhard pun menegaskan menteri-menteri saat ini harus bisa menjalankan program yang pro rakyat. Jika berbeda dengan kepentingan pro rakyat justru akan merugikan apa yang diyakini oleh Presiden Jokowo yang terkenal sangat merakyat itu.


"Kalau tidak sesuai dengan kehendak dan harapan Presiden ya langsung diganti saja. Bila perlu jangan tunggu 2 tahun, " tambahnya.

Mengenai beberapa menteri yang dianggap punya rekam jejak bermasalah, dia enggan berkomentar. Menurutnya belum jelas benar soal dugaan beberapa dari 34 menteri yang dianggap punya kasus-kasus.

"Saya nggak tahu itu yang tanda merah atau kuning. Aku tidak tahu. Tapi saran saya jika terbukti bermasalah, KPK tangkap dong, " tandasnya.

Seperti diberitakan, sejumlah relawan menyatakan kecewa dengan postur kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Sebab, susunan kabinet itu dinilai tidak sesuai dengan janji kampanye Jokowi-JK pada pemilihan umum lalu.

Tak cuma itu, Mantan Kepala Staf Tim Transisi, Rini Mariani Soemarno yang sebelumnya dikabarkan mendapat “raport merah” dari KPK, akhirnya ditetapkan menjadi Menteri Negara BUMN oleh Presiden Jokowi. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya