Berita

megawati soekarnoputri/net

Politik

NCID: Kabinet Dibentuk Berdasarkan Kedekatan dengan Megawati

SELASA, 28 OKTOBER 2014 | 14:16 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wajar masyarakat meragukan susunan kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Kentara sekali bahwa Jokowi memprioritaskan beberapa orang untuk mengisi jabatan strategis hanya berdasarkan kedekatan dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Demikian penilaian Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman.

Menurut dia, seleksi menteri yang melibatkan KPK dan PPATK merupakan cara tepat untuk mengecoh perhatian publik. Opini masyarakat tergiring meyakini kabinet Jokowi bebas dari orang-orang bermasalah. Padahal sebenarnya nama-nama itu sudah ditetapkan sebelumnya untuk mengisi jabatan strategis.


"Nama-nama seperti Rini Soemarno, Susi Pudjiastuti, Tjahjo Kumolo, Ryamizard Ryacudu, Puan Maharani, Rahmat Gobel dan Anies Baswedan merupakan sederet nama yang dipilih berdasarkan mempunyai kedekatan dengan Ketum PDIP Megawati," ujar Jajat kepada wartawan.

Menurut dia, banyaknya nama-nama menteri yang dipilih hanya berdasarkan kedekatan merupakan alasan kuat keraguan masyarakat akan kinerja kabinet kerja Jokowi-JK.

"Namun harus diingat, pemilihan menteri merupakan hak prerogatif seorang Presiden dan susunan kabinet merupakan gambaran sebenarnya dari Presiden Jokowi, menunjukkan dia pro rakyat atau pro partai," tegas Jajat. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya