Berita

ray rangkuti/net

Politik

Ray Rangkuti: Orientasi Kabinet Kerja Tidak Jelas

SELASA, 28 OKTOBER 2014 | 10:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kabinet Kerja yang dibentuk Presiden Joko Widodo boleh saja diklaim sebagai bermulanya era pemerintahan yang serius bekerja untuk rakyat. Tetapi, apa yang tampak dalam kabinet itu menyisakan pertanyaan besar. Kabinet Kerja tidak mencerminkan cita-cita ideologi yang selalu diusung Jokowi.

Pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Ray Rangkuti, mengungkapkan beberapa pertanyaan di balik pembentukan kabinet. Mulai dari berubah-ubahnya rencana postur kabinet, serta janji meniadakan Menter Koordinator (Menko) yang tidak terealisasi karena faktanya ada empat Menko dalam kabinet. Ia juga menyoroti perubahan nama kabinet, yang sebelumnya diprediksi kuat bernama Kabinet Trisakti, berubah jadi Kabinet Kerja.

"Tentu saja perubahan ini dapat dipandang sebagai perubahan arah dan paradigma. Jika semula ada harapan mewujudkan cita-cita kebangsaan yang dirumuskan dalam Trisakti, maka perubahan nama ini dengan sendirinya menimbulkan pertanyaan orientasi, yakni kemana orientasi kabinet kerja Jokowi-JK," ujar Ray kepada wartawan, Selasa (28/10).


Dengan begitu, lanjut dia, amat penting bagi Presiden bersama kabinet untuk menjelaskan apa target kerja-kerja mereka, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Apa yang dapat dilakukan dalam setahun, dua tahun hingga lima tahun ke depan. Sehingga masyarakat punya arahan untuk menilai dan mengevaluasi target-target pencapaian kabinet kerja. Masyarakat mengerti ke mana arah perjalanan pembangunan bangsa ini di era Kabinet Kerja.

"Sayangnya orientasi pembentukan dan perubahan kabinet dari Trisakti ke Kabinet Kerja sama sekali tidak diutarakan presiden, baik ketika acara perkenalan, pelantikan maupun setelah rapat kabinet pertama," sesal Ray.

Ray berharap, tidak ada menteri yang cuma wara-wiri seperti kerja penuh dedikasi tetapi untuk sesuatu yang tidak dibutuhkan masyarakat. Bagaimanapun, pembangunan harus tetap dimulai dengan target-target terukur.

"Beberapa nama dipertanyakan kesungguhannya mengusung jiwa Trisakti. Sebut saja nama-nama tim ekonomi. Hampir tak terlihat jejak pandangan dan sikap mereka yang tegas untuk kemandirian bangsa. Bisa jadi, kabinet kerja ini untuk mengakomodir mereka," tutupnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

Penanganan Kabupaten Terdampak Gempa NTT Terus Difokuskan Kemensos

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:21

KPK Ungkap Pengondisian Pembagian Kuota Haji 50:50 Sebelum MoU RI-Arab Saudi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:16

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:02

Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:26

Pasukan Darat dan Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:21

KPK Usut Dugaan Korupsi PBJ Era Bupati Bogor Rudy Susmanto

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:13

Prabowo dan Jokowi Hadiri Pernikahan Kasespri Rizky Irmansyah di JCC

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07

Desa Sade Terbakar, Ini Sejarah dan Asal-usul Masyarakat Suku Sasak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52

Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus 2026, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:43

Karhutla Kalsel, Api Tak Terlihat tapi Gambut Masih Berasap

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:13

Selengkapnya