Berita

theo litaay/net

Politik

SUMPAH PEMUDA

Pemerintah Baru Mesti Tangani Mental Materialisme Pemuda

SELASA, 28 OKTOBER 2014 | 09:56 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tantangan terbesar yang dihadapi para pemuda saat ini ialah kebutuhan untuk membangun kehidupan yang berintegritas. Dan masalah terbesar yang dialami ialah krisis keteladanan yang bisa dijadikan sebagai contoh panutan (role model).

"Setiap hari generasi muda kita menyaksikan betapa persaingan yang begitu keras di masyarakat dan materialisme yang merebak, menyebabkan orang sering menghalalkan berbagai cara untuk memperoleh materi termasuk melakukan korupsi," kata dosen Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Theofransus Litaay, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (28/10).

Menurutnya, materialisme seringkali menjadi aliran yang ditanamkan oleh generasi lama kepada generasi baru, sehingga ukuran keberhasilan dalam kehidupan sosial sering disamakan dengan harta kekayaan. Kesejahteraan sering dimaknai sebagai kemewahan, padahal kesejahteraan seharusnya dimaknai sebagai tercukupinya kebutuhan sandang, pangan, dan papan sebagaimana dikemukakan proklamator Bung Karno.


"Dibutuhkan usaha yang keras untuk melakukan perubahan ini, dimulai dari lembaga pendidikan untuk menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai kesederhanaan, kejujuran, dan integritas pribadi kepada para generasi muda kita," tegasnya.

Menyangkut Sumpah Pemuda yang diperingati hari ini, Theo mengatakan, Sumpah Pemuda tahun 1928 punya semangat sebuah masyarakat ideal yang mensejahterakan dan memanusiakan warganya. Dia berharap,  pemerintah baru dapat mempromosikan hal ini.

"Kehadiran Dr Anies Baswedan sebagai Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah, yang selama ini mempromosikan pendidikan integritas di sekolah-sekolah semoga dapat semakin menguatkan pesan-pesan integritas kepada generasi muda kita," ujarnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya