Berita

Aktivis Anti Korupsi Minta Sembilan Menteri Jokowi Diganti

SENIN, 27 OKTOBER 2014 | 20:24 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Joko Widodo diminta membatalkan sembilan menteri karena diduga cacat.

Permintaan ini disampaikan ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Kebangsaan (Kompak) dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Istana Wakil Presiden dan Bunderan HI. Kompak merupakan relawan dari Joko Widodo pada pilpres lalu meminta

Kesembilan orang yang ditolak oleh Kompak adalah Arief Yahya, Marwan Jafar, Rini Sumarno, Susi Pudjiastuti, Sofyan Djalil, Hanif Dakhiri, Igansius Jonan, Sudirman Said dan Siti Nurbaya.


"Kesembilan nama menteri Jokowi berbau tindak pidana dan cacat moral. Kami sebagai relawan kecewa, karena mereka-mereka bagian dari mafia di Indonesia," kata Presedium Kompak, Haris Pertama (Senin, 27/10).

Rini Soemarno misalnya, ungkap Haris, diduga terlibat dalam kasus BLBI dan pembelian pesawat sukoi.

"Kenapa Jokowi memaksakan Rini masuk kabinetnya. Apalagi Rini menjabat sebagai Menteri BUMN, kami khawatir ini akan memperburuk aset-aset bangsa. Kami tolak Rini," tegasnya.

Haris mengatakan aksi ini akan terus dilakukan sampai Joko Widodo dan Jusuf Kalla mengganti orang-orang yang bermasalah. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya