Berita

tjahjo kumolo/net

Politik

Menteri PDIP Dipilih Secara Hirarkis Kepemimpinan

SENIN, 27 OKTOBER 2014 | 18:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Selain proporsional atau jatah, pertimbangan lain PDI Perjuangan dalam menempatkan kader-kader di Kabinet Kerja Joko Widodo adalah hirarkis kepemimpinan partai.

Begitu kata Ketua Fraksi PDIP di MPR Ahmad Basarah menanggapi soal mekanisme pemilihan menteri di internal PDIP.

Secara hirarkis kepemimpinan, di PDIP tempat teratas diduduki ketua umum, kemudian sekjen dan ketua bidang politik antar lembaga. Sehingga terpilih Tjahjo Kumolo dan Puan Maharani sebagai menteri dari PDIP.


"Sementara dua tokoh yang menjadi kader partai dengan pertimbangan profesional adalah Dr. Yasona Laoly yang merupakan mantan ketua fraksi di MPR RI dan Puspa Yoga, mantan wagub bali. Jadi kriterianya jelas," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/10).

Khusus untuk Puan yang ditugaskan menjadi menko didasarkan pada dedikasinya untuk partai. Putri Megawati Soekarnoputri itu sudah dua kali menjabat sebagai ketua DPP partai. Selain itu, Puan juga menjadi aktor di balik dua kemenangan PDIP di Pemilu 2014, yaitu saat ia sukses menjadi ketua Bapilu legislatif dan ketua Bapilu presiden.

"Dalam Pemilu sebelumnya, yang ketua bapilunya orang lain kita kalah dua-duanya. Tapi ketika dipimpin mbak Puan, PDIP menang dua-duanya," lanjut Basarah.

"Jadi wajar kalau Puan bersama Tjahjo yang sekarang sekjen dapat penghargaan, sehingga jelas parameternya," tandasnya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya