Berita

agus hermanto/net

Agus Hermanto: Kabinet Jokowi Tidak Bisa Langsung Kerja

SENIN, 27 OKTOBER 2014 | 13:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Kabinet kerja Presiden Joko Widodo belum bisa langsung bekerja pasca dilantik hari ini (Senin, 27/10). Alasannya, karena pengubahan nomenklatur yang dilakukan Jokowi akan berbenturan dengan ketersediaan anggaran.

Begitu kata Wakil Ketua DPR Agus Hermanto saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Minggu, 27/10). APBN 2015 yang sudah disusun, lanjut dia, masih menggunakan nomenklatur kementerian pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhyono (SBY).

"Setelah dilantik sebagian kementerian pasti belum bisa bekerja karena harus didukung anggaran dulu," ujar politisi Demokrat itu.


Agus menjelaskan bahwa anggaran yang dikucurkan untuk kementerian harus dibahas terlebih dahulu oleh DPR. Sementara pengubahan nomenklatur menjadi kendala anggaran bagi beberapa kementerian.

Misalnya, Agus mencontohkan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang kini digabung.

"Anggaran ini tidak bisa digabung terus langsung dipakai, enggak bisa begitu. Ini harus diprogramkan dulu oleh DPR. Program-program yang baru juga tentunya harus ditetapkan dulu sebelum dikeluarkan," tandas ipar Ani Yudhoyono itu. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya