Berita

Politik

Jokowi Harus Pastikan Kabinet Steril dari Orang-orang Neolib

MINGGU, 26 OKTOBER 2014 | 08:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Ada beberapa nama yang perlu dicermati karena disebut-sebut akan menjadi menteri. Nama itu diantaranya Kuntoro Mangkusubroto dan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro.

Menurut politisi Partai Golkar, Misbakhun, nama Kuntoro selalu beredar sebagai kandidat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Namun, Kuntoro yang di era Presiden SBY dipercaya memimpin Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) itu diragukan bakal mampu membantu Jokowi mewujudkan Trisakti.

"Kalau bicara kedaulatan energi, cita-cita ideologi Trisakti, Jokowi di bidang energi, apakah bisa Kuntoro mewujudkannya? Apalagi tahun 2019, kontrak karya PT Freeport selesai. NKRI yang selama ini cuma dapat royalti satu persen, akan dapat berapa persen lagi?" ujar Misbakhun.


Selain itu, Misbakhun juga mengingatkan Jokowi bahwa Kuntoro bukanlah sosok yang berkeringat membantu presiden asal PDI Perjuangan itu memenangi pemilu presiden.

"Jokowi itu jelas dijadikan presiden oleh rakyat. Di mana mereka selama ini? Pak Kuntoro asyik tidur di UKP4. Ini yang harus diwaspadai bersama, jangan sampai orang yang menyalip di tikungan jadi menteri," tegasnya.

Sedangkan untuk nama Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro yang juga disebut bakal masuk kabinet, Misbakhun menganggapnya bukan sosok yang moncer. Misbakhun menilai kiprah Bambang yang saat ini menjadi Wakil Menteri Keuangan tidak pernah berhasil mendongkrak penerimaan negara dari sektor pajak dan memilih mengobral surat utang. Selama 10 tahun pemerintahan SBY, utang Indonesia naik Rp 1.500 triliun. Padahal sejak merdeka sampai 2004, utang negara hanya Rp 1.100 Triliun. Sekarang utang negara sudah Rp 2600-an triliun.

"Kalau pajak tetap tak bisa dinaikkan, surat utang dikeluarkan. Lalu Revolusi Mentalnya di mana?," ujar Misbakhun dalam diskusi bertema 'Menagih Janji Semangat Trisakti dalam Kabinet Jokowi-JK' di Cikini, Jakarta Pusat (Sabtu, 25/10).

Karenanya ia berharap Jokowi bisa selektif dan memastikan kabinet mendatang steril dadi kelompok neoliberal.

"Mudah-mudahan pesan ini sampai ke Pak Jokowi, supaya teguh dan tegar menyusun keinginannya membangun kabinet Trisakti, yang bebas kepentingan asing dan teguh menjalankan ekonomi Trisakti yang diperjuangkannya," tegasnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya