Berita

joko widodo dan jusuf kalla/net

Bisnis

Ditunggu, Kepastian Harga BBM Bersubdisi dari Jokowi-JK

MINGGU, 26 OKTOBER 2014 | 08:11 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Selain susunan kabinet, publik juga menanti gebrakan Jokowi di awal pemerintahannya.

Artinya, setelah pengumuman resmi formasi kabinet, Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla perlu memaparkan pula program dan target 100 hari pertama pemerintahan mereka. Terpenting dari semua program dan target itu adalah kepastian Jokowi-JK amengenai harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
 
Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR, Bambang Soesatyo mengatakan, keberanian Jokowi-JK memaparkan program 100 hari pertama amat diperlukan agar masyarakat bisa menakar kapabilitas dan kompetensi kedua pemimpin dan semua anggota kabinetnya.


"Tidak usah yang muluk-muluk," imbuh Bambang dalam pernyataannya, Minggu (26/10).

Bambang memandang, Jokowi-JK sebenarnya mengawali pemerintahan mereka dengan ketidakpastian tentang pengelolaan BBM bersubsidi. Ketidakpastian ini, menurut dia, menyebabkan publik terus berspekulasi mengenai harga BBM bersubsidi.

"Pekan lalu misalnya, ada spekulasi bahwa Jokowi-JK akan menaikan harga BBM bersubsidi pada awal November 2014 sebesar 46,1 persen, atau dari Rp 6.500 menjadi Rp 9.500 per liter guna  menghemat anggaran tahun ini sebesar Rp 20 triliun," paparnya. 
 
Karenanya, ia mendesak Jokowi-JK segera memberi kepastian agar masyarakat tidak terus berspekulasi.

"Kepastian tentang harga BBM bersubsidi ini layak dimasukan dalam program 100 hari pertama pemerintahan Jokowi-JK," demikian Bambang.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya