Berita

Pertahanan

Prajurit TNI Bantu Renovasi Rumah Penduduk Miskin di Kediri

SABTU, 25 OKTOBER 2014 | 12:40 WIB | LAPORAN:

  Ratusan prajurit TNI berbaur dengan warga masyarakat melakukan aksi renovasi rumah penduduk miskin yang dibuka secara langsung oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko.

Kegiatan itu terjadi pada acara Pencanangan Bhakti TNI Renovasi Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) ke-10 yang bekerjasama dengan Pemprov Jawa Timur tahun 2014, di lapangan Desa Bogo, Kecamatan Plemahan, Kediri, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
 
Kegiatan RTLH di Kediri Jawa Timur merupakan momentum sangat penting bagi TNI. Dalam ajang ini TNI memiliki ruang berkomunikasi dengan masyarakat sehingga selalu terbangun soliditas yang baik antara TNI dengan rakyat. Hal ini dapat terlaksana berkat kerjasama unsur Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Propinsi, Kota dan Kabupaten setempat dalam rangka membantu Rakyat melalui program RTLH ini.
 

 
Hasil kegiatan RTLH yang dilakukan para prajurit TNI bersama-sama komponen masyarakat lainnya dapat mengentaskan kemiskinan khususnya di wilayah Jawa Timur. Dalam data Pemprov Jawa Timur, dari 171 ribu rumah yang tadinya tidak layak huni, sekarang menurun menjadi 120 ribu. Pada tahun ini akan dibangun sekitar 20 ribuan unit rumah.

Dalam jangka lima tahun ke depan yaitu tahun 2019, diharapkan program RTLH ini sudah selesai seluruhnya. Khusus di wilayah Kabupaten Kediri, masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni lebih kurang berjumlah 35.000 unit. Hingga saat ini, rumah yang berhasil direnovasi sebanyak 10 ribu unit.
 
Menurut Panglima, pimpinan TNI mempunyai dua tugas pokok utama yang harus dijalankan yaitu menyiapkan prajurit-prajurit TNI agar siap tempur dan juga memelihara serta menyejahterakan seluruh prajurit TNI. Dalam konteks menjaga dan memelihara kesejahteraan prajurit, TNI dihadapkan dengan berbagai keterbatasan. Hingga saat ini, prajurit TNI yang telah memiliki rumah sendiri baru mencapai 48 persen, sisanya 52 persen tidak memiliki rumah dalam artian para prajurit TNI tersebut tinggal di rumah saudara, kontrak maupun rumah dinas.
 
Bila mencermati data tersebut di atas, tentu sangat ironis. Walaupun para prajurit TNI tidak memiliki tempat tinggal sendiri, namun mereka tetap memikirkan dan melakukan aksi sosial dengan melakukan renovasi rumah tinggal masyarakat sehingga layak huni.

Kegiatan yang dilakukan para prajurit TNI di Jawa Timur ini dapat dijadikan contoh bagi prajurit di daerah lain, khususnya menyangkut renovasi rumah tempat tinggal yang tidak layak huni.
 
Nnamun, melihat ketimpangan yang dihadapi prajurit TNI tersebut, semoga di masa yang akan datang pemerintahan lebih memperhatikan kesejahteraan prajurit TNI dengan melakukan pembangunan perumahan bagi prajurit TNI. Para prajurit harus memiliki tempat tinggal sendiri dan dengan demikian para prajurit dapat hidup lebih sejahtera. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya