Berita

andriansyah

Politik

Ada "Deal" Apa Antara Jokowi dan KPK?

SABTU, 25 OKTOBER 2014 | 08:52 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tarik menarik "tiga istana" yaitu Istana Merdeka, Istana Wakil Presiden dan "Istana Teuku Umar" (kediaman Megawati Soekarnoputri) dalam pembentukan kabinet, membuat Presiden Joko Widodo penuh "kegalauan" selama sepekan ini.

Indikasi "kegalauan" itu mulai terlihat dari perbedaan pendapat antara Presiden dan wakilnya, Jusuf Kalla, terkait tempat dan waktu pengumuman kabinet.

Analis politik dari Universitas Prof. DR. Moestopo (beragama), Dr. Andriansyah M.si, mengatakan tanda-tanda itu sungguh meresahkan publik karena menunjukkan sosok Presiden Jokowi yang peragu dan gampang ditekan.


Dua hari lalu, Jokowi mengatakan pengumuman mungkin akan dilaksanakan di salah satu dari tiga tempat di luar Istana Presiden. Namun, Wapres JK membantah dan menegaskan pengumuman tetap dilakukan di Istana.

"Ditambah lagi ada pertemuan di Teuku Umar, sehingga sampai saat ini kabinet belum diumumkan. Sementara biaya untuk persiapan pengumuman di Pelabuhan Tanjung Priok sangat besar. Ini kan pengumuman kabinet presiden, bukan acara walikota," ujar Wakil Rektor Universitas Moestopo itu kepada , Sabtu pagi (25/10).

Selain itu, lanjut Andiri, ada hal menarik ketika Jokowi melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penentuan isi kabinet, padahal penentuan itu adalah hal sensitif yang dalam konstitusi disebut sebagai hak perogratif Presiden.

"Jokowi tampak sekali menggunakan tangan KPK untuk menggusur calon menteri yang berpotensi bisa melakukan korupsi, atau rekam jejaknya tidak bagus," tegasnya.

Indikasi lain bahwa Jokowi "tersandera" adalah akhirnya ia memastikan pengumuman Presiden akan dilakukan di Istana Negara. Itu pun setelah KPK menyarankan pengumuman kabinet tetap dilakukan di Istana, tak seperti rencananya melakukan di beberapa lokasi yang penuh simbolitas.

Andri mengatakan, ketaatan Jokowi pada KPK hingga membuat pembentukan kabinet begitu runyam bisa diartikan berbeda oleh publik.

"Jadi, ada deal (perjanjian) apa antara Jokowi dengan KPK? Atau jangan-jangan Jokowi takut dengan KPK?" ungkapnya.

Diketahui bahwa pengumuman kabinet tertunda lagi sampai esok hari. Padahal, Wapres JK mengatakan kabinet akan segera diumumkan setelah KPK menyerahkan analisa terhadap delapan nama calon menteri sebagai pengganti delapan nama yang dianggap bermasalah sebelumnya.

Diduga ada beberapa nama yang masih dianggap tak layak oleh KPK dalam dokumen yang diserahkan Ketua KPK, Abraham Samad, kepada Presiden Jokowi kemarin malam. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya