Berita

luhut panjaitan/net

Politik

Ical: Masuk Kabinet, Luhut Panjaitan Tidak Mewakili Golkar

JUMAT, 24 OKTOBER 2014 | 15:25 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, mempersilakan Joko Widodo-Jusuf Kalla menempatkan bekas petinggi partainya, Luhut Binsar Panjaitan, di dalam kabinet.  

"Biasa saja. Bagus dong kalau ada yang diminta berbakti kepada negara," tegasnya kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden, kawasan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/10).

Dia tegaskan bahwa Golkar tidak pernah menawarkan kadernya menduduki kursi kabinet. Namun, bila ada kader Golkar yang diminta Jokowi-JK masuk kabinet maka Golkar tidak akan menghalangi. Hal itu sudah dijelaskannya kepada Presiden Joko Widodo dalam pertemuan beberapa waktu lalu.


"Kalau dia Golkar berdarma bakti kan bagus," ucap tokoh yang biasa disapa Ical itu.

Mengenai pencalonan Luhut yang menguat, Ical memastikan itu bukan atas nama Golkar. Seperti diketahui, Luhut mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar jelang Pilpres 2014 lalu karena berbeda sikap politik partainya yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta.

"Pak Luhut tentu tidak atas nama partai. Dia profesional," tegas pengusaha nasional itu.

Sejauh ini nama Luhut Panjaitan selalu beredar di tiap polling dan prediksi komposisi kabinet Jokowi-JK.

Ada yang memprediksi mantan petinggi Kopassus TNI AD itu bakal menduduki jabatan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan. Tetapi dalam "bocoran" yang diterima redaksi, Luhut diplot memegang jabatan Kepala Staf Kabinet.  [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya