Berita

jenderal sutarman/net

Pertahanan

Sutarman: Polri Akan Bantu Jokowi Wujudkan Indonesia Negara Maritim

JUMAT, 24 OKTOBER 2014 | 14:09 WIB | LAPORAN:

Institusi Polri senantiasa siap mendukung visi Presiden Joko Widodo soal penguatan potensi kelautan menuju negara maritim.

Kapolri Jenderal Sutarman menyatakan, Polri sudah mempunyai kekuatan polisi air atau Polair. Tapi hal itu belum cukup karena kemampuan peralatan, khususnya kapal polair, masih rendah.

"Polri punya Polair. Polair itu adalah pengamanan di perairan yang ada penduduknya. Saya tidak akan mampu menjangkau sampai ZEE (zona ekonomi eksklusif), batas laut yang luas. Karena peralatan yang kecil, kapal kita di bawah 50 meter panjangnya," kata Sutarman, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (24/10).


Karena itu Polri selalu melakukan koordinasi dengan seluruh kementerian atau lembaga lainnya yang terkait dengan pengamanan laut.

"Di sinilah perlu koordinasi seluruh kementerian dan lembaga yang memiliki fungsi dan tugas amankan laut, sekaligus untuk eksploitasi dan eksplorasi kekayaan laut ini untuk kepentingan masyarakat Indonesia," jelasnya.

Polri memang belum mampu menjangkau seluruh ZEE seperti TNI Angkatan Laut. Namun, ditegaskannya, Polri akan mendukung dan berkoordinasi untuk mengamankan kebijakan presiden serta meningkatkan dan menggerakkan ekonomi kelautan dengan program maritim yang dicanangkan presiden. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya