Berita

Elvyn G Masassya/NET

Bisnis

BP Jamsostek Luncurkan 11 Mobile Outlet Keliling

RABU, 22 OKTOBER 2014 | 14:08 WIB | LAPORAN:

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan meluncurkan 11 unit mobile outlet keliling yang akan disebar di 11 Kantor Wilayah BP Jamsostek seluruh Indonesia.

"Pada tahun 2015, kita akan meluncurkan 32 mobile unit keliling yang peruntukannya  disebar di kantor-kantor cabang," kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya didampingi direksi lainnya usai peluncuran di Gedung BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (12/10).

Menurut Elvyn, mobile unit keliling akan melaksanakan empat pelayanan, meliputi, pemberian informasi, pendaftaran peserta, pembayaran iuran dan klaim. "Tingkat kepesertaan di masa mendatang akan meningkat tajam, sehingga diperlukan sistem pelayanan yang lebih baik lagi semua lini," imbuhnya.


Dengan diluncurkannya mobile unit keliling, outlet BPJS Ketenagakerjaan saat ini terdapat  di 11 kantor wilayah BP Jamsostek, 121 kantor cabang dan 1102 outlet yang dilaksanakan bekerjasama dengan swa mitra.

Sampai dengan September 2014, peserta aktif BP Jamsostek berjumlah 15,4 juta pekerja. Adapun akhir tahun 2015 BP Jamsostek menargetkan jumlah kepesertaan tenaga kerja formal dan informal sebesar 20,2 juta pekerja.

Elvyn juga mengungkapkan BP Jamsostek sesuai PP Nomor 85 dan 86/2004, diberikan kewenangan untuk melakukan penyidikan terhadap perusahaan yang tidak sertakan karyawannya sebagai peserta jaminan sosial. "Kita sudah mendidik 11 petugas yang akan ditempatkan di setiap Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan. Nantinya kita akan mendidik 121 petugas yang ditempatkan di kantor-kantor cabang," terangnya.

Para petugas penyidik itu, akan melakukan penelitian intensif terhadap perusahaan yang tidak sertakan pekerjanya dalam program Jamsostek dan melaporkan pada otoritas berwenang baik di tingkat kabupaten maupun provinsi untuk diberikan sanksi pemberhentian layanan publik seperti pencabutan paspor pemilik bagi perusahaan atau tidak diberikan ijin perpanjangan usaha.

Sementara itu, menanggapi pencabutan subsidi dan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Elvyn mengatakan, tidak akan mempengaruhi target penyertaan. Karena, dalam jangka menengah pencabutan subsidi justru akan menguatkan struktur anggaran.

Dia juga mengungkapkan, BPJS Ketenagakerjaan telah menyiapkan pemberian total benefit yang sudah disetujui dalam RKAP untuk para pekerja meliputi transportation dan housing. "Untuk transportasi kita sudah siapkan 10 bus pekerja di Batam dan di Jakarta akan bekerjasama dengan Transjakarta memberikan potongan transport bagi pemegang kartu BPJS Ketenagakerjaan," terangnya.

Adapun untuk benefit perumahan, pihaknya tengah menjajaki kerjasama dengan perusahaan dari Timur Tengah membangun community housing di daerah Jonggol. "Nanti ada tanah seluas 187 hektar milik BPJS Ketenagakerjaan untuk dibangun kota pekerja bekerjasama pengembang dari Timur Tengah," pungkasnya.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya