Berita

joko widodo/net

Politik

Akademisi: Kelompok Neolib Jaga Istana 24 Jam, Rakyat Harus Siaga

RABU, 22 OKTOBER 2014 | 12:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kelompok yang ingin membawa Indonesia ke paham ekonomi neoliberalisme yang tidak sesuai konstitusi negara tengah menjaga Istana Negara sepanjang 24 Jam per hari.

Mereka antara lain terdiri dari Anis Baswedan, Sri Mulyani Indrawati, Chatib Basri, Kuntoro Mangkusubroto. Mereka bisa "lolos" masuk Istana mempengaruhi Presiden Joko Widodo. Kemarin, satu lagi tokoh pro asing Chairul Tanjung yang tegas-tegas tidak peduli pada pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil, malah dipanggil menemui presiden.

"Komisi Pemberantasan Korupsi yang diminta Jokowi ikut menyeleksi calon menteri memang selektif untuk mafia-mafia lainnya, tapi tidak untuk mafia neolib," kata pengamat politik dari Universitas Prof. DR. Moestopo, Lukman Hakim M.Si, kepada , Rabu (22/10).


Padahal, lanjut dosen fakultas ilmu sosial dan politik ini, mafia-mafia yang memaksakan paham ekonomi neoliberalis ke dalam peraturan dan perundang-undangan Indonesia tersebut lebih berbahaya daripada bentuk mafia lainnya.

"Jokowi disandera neolib di Istana. Relawan dan rakyat harus bantu Jokowi melepaskan dari drama penyanderaan itu," tegasnya.

Dia sudah menduga bahwa sejak awal Rumah Transisi Jokowi-JK yang berisi kaum pro kepentingan asing sudah "menongkorongi" Istana 24 jam tiap hari.

"Ini permainan kelompok neolib yang sangat luar biasa. Kita serukan kepada rakyat untuk bersama-sama mengawal agenda rakyat supaya tidak dibajak oleh kelompok Mafia Neolib," seru Lukman. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

Penanganan Kabupaten Terdampak Gempa NTT Terus Difokuskan Kemensos

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:21

KPK Ungkap Pengondisian Pembagian Kuota Haji 50:50 Sebelum MoU RI-Arab Saudi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:16

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:02

Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:26

Pasukan Darat dan Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:21

KPK Usut Dugaan Korupsi PBJ Era Bupati Bogor Rudy Susmanto

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:13

Prabowo dan Jokowi Hadiri Pernikahan Kasespri Rizky Irmansyah di JCC

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07

Desa Sade Terbakar, Ini Sejarah dan Asal-usul Masyarakat Suku Sasak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52

Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus 2026, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:43

Karhutla Kalsel, Api Tak Terlihat tapi Gambut Masih Berasap

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:13

Selengkapnya