Berita

satyo purwanto/net

Politik

Potensi Jokowi Dilawan Rakyat Makin Besar Setelah CT Dipanggil

RABU, 22 OKTOBER 2014 | 11:17 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Setelah nama Sri Mulyani yang berkibar ditolak mentah-mentah, kini konglomerat Chairul Tanjung (CT) yang diplot menjadi calon menteri bidang ekonomi juga mendapat perlawanan kuat dari masyarakat.

Penolakan terhadap CT berangkat dari undangan presiden Joko Widodo terhadap bekas Menteri Koordinator Perekonomian tersebut ke Istana Negara, kemarin (Selasa, 21/10). Sekretaris Jenderal Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Pro Dem), Satyo Purwanto, menuding figur CT sarat akan konflik kepentingan.

"Dia tidak punya ideologi dan kemampuan untuk menjadi menteri yang menangani persoalan ekonomi. Dia bisanya dagang," kata pria yang akrab disapa Komeng ini, Rabu (22/10).


Menurut salah satu eksponen gerakan reformasi 98 ini, CT tidak memahami ekonomi mikro. Dengan begitu, cita-cita menciptakan kemandirian ekonomi yang diajarkan pendiri bangsa, yang terkandung dalam Tri Sakti, tidak akan terwujud.

"Dia (CT) penganut neo-liberalisme. Tidak mungkin akan menciptakan bangsa ini mandiri di bidang ekonomi. Lihat saja bagaimana kerjanya selama menjadi Menko Perekonomian era SBY-Boediono," ujar Komeng.

Diingatkannya, Jokowi tidak perlu takut dengan tekanan dari kelompok neo-liberalisme. Dia harus tetap konsisten membentuk kabinet ahli yang profesional. Diakuinya, dalam menentukan komposisi kabinet, Presiden Jokowi memiliki hak prerogatif.

"Tapi, jika kabinet yang dibentuk tidak sesuai dengan janji dan keinginan rakyat, akan berpotensi anti klimaks bagi hubungannya denga relawan," tegasnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya