Berita

net

Politik

Dua Nama Ini Dikabarkan Lolos Penyaringan KPK dan PPATK

SELASA, 21 OKTOBER 2014 | 20:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Beredar informasi bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sudah mengeluarkan rekomendasi mereka terkait calon-calon menteri yang layak dan bersih.

"Dari rekomendasi KPK disebutkan ada 15 nama yang diberi tanda merah dan sekitar 10 yang diberi tanda kuning tua. Sisanya kuning muda. Kalau kita merujuk pada nama kandidat yang beredar di media maka hal ini sudah semakin mengkerucut," papar Ketua Forum Jurnalis Jakarta, Ahmad Yuslizar, mengumbar informasi yang diterimanya, Selasa (21/10).

Yuslizar yakin sejauh ini yang lolos dari screening KPK dan PPATK adalah sosok profesional murni dari kalangan swasta. Dua lembaga itu dan Jokowi-JK sendiri mengisyaratkan mereka yang pernah duduk di eksekutif, legislatif maupun BUMN tidak lagi dijadikan menteri.


Dia mengungkap, kans terbesar saat ini berasal dari profesional murni maupun profesional yang direkomendasikan partai. Beberapa nama yang saat ini bisa dipastikan antara lain, Yuddi Chrisnandy sebagai profesional yang direkomendasikan Partai Hanura dan Poltak Sitanggang dari profesional murni.

Nama Yuddi Chrisnandy dan Poltak Sitanggang juga mencuat sebagai kandidat yang diusulkan dalam polling menteri di Kabinetrakyat.org. Poltak hingga hari ini menempati posisi tertinggi dengan 3.835 vote, sementara Yuddi sendiri diusulkan untuk pos Sekretaris Kabinet. Di situs beranilawanmafia.com yang dirilis oleh mahasiswa Indonesia di Singapura nama Poltak Sitanggang menempati posisi tertinggi sebagai kandidat Menteri ESDM. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya